Nasib Ais Kian Miris, Tak Ada Satu Pun Keluarga yang Mau Menemani Hingga Ditinggali Utang Besar

Lita menuturkan, selama dirawat, tidak ada satu pun keluarga yang mendampingi Ais.

Nasib Ais Kian Miris, Tak Ada Satu Pun Keluarga yang Mau Menemani Hingga Ditinggali Utang Besar
Kolase TribunBogor
Ais, bocah perempuan selamat dari ledakan bom 

"Secara fisik sudah baik, cuma tangannya yang bekas dioperasi kalau yang lain-lainnya sudah stabil," ungkap Lita Machfud, istri Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin usai menjenguk korban ledakan bom yang dirawat di RS Bhayangkara bersama ibu-ibu Bhayangkari, Selasa (15/5/2018).

Baca: Tetangga Sebut Terduga Teroris Jarang ke Masjid Hingga Cara Aneh Sang Istri Ketika Beli Sayur

Baca: Ini 10 Manfaat Luar Biasa dari Puasa, Turunkan Berat Badan Hingga Memperpanjang Usia

Lita menuturkan, selama dirawat, tidak ada satu pun keluarga yang mendampingi Ais.

"Ada rasa dalam hati kita miris ya, enggak ada keluarga lainnya yang mau mendampingi. Kalaupun tahu pasti tidak berani mendampingi karena dia anaknya siapa gitu ya. Jadi ada rasa kasihan dan kita juga takut anak-anak sempat diwawancara juga tercuci otaknya," tutur Lita.

"Kita agak sedikit ngeri dan tentu butuh perjuangan yang sangat berat untuk mengembalikan menjadi anak normal yang tidak memiliki pemikiran yang radikal," tambahnya.

Kemarin, Ais baru saja menjalani operasi di tangannya.

Ais juga disebut tidak mudah diajak berbicara, kecuali dengan orang tertentu seperti suster yang menjaganya.

Baca: Bupati Ditangkap KPK dalam OTT di Bengkulu Bersama Anggota Keluarganya

Baca: Nasib 4 Anak Pelaku Bom Bunuh Diri, Tolak Doktrin Hingga Dijemput di Rumah Neneknya untuk Bunuh Diri

Tinggalkan Utang

Tak hanya membuat anak bungsunya itu jadi sebatang kara, Tri Murtiono, orang tua Ais juga meninggalkan putri kecilnya itu hutang yang cukup besar.

Hamid, Ketua RW 02 Medokan Ayu mengungkapkan, keluarga Tri Murtiono mengontrak rumah di Jalan Tambak Medokan Ayu Gang VI seharga Rp 32 juta untuk dua tahun.

Tri Murtiono mengontrak rumah melalui situs jual beli online.

Rumah
Rumah Tri Murtiono di Jalan Tambak Medokan Ayu VI Surabaya. (Tribun Jatim/Nur Ika Anisa)

Baca: Bukan Diusir Dari Terminal Gayatri Tulungagung, Ternyata Wanita yang Videonya Viral Alami Ini

Baca: Nasib Pria yang Diminta Polisi Keluarkan Isi Tas dan Dus Bawaannya, Warganet Bangga

"Ngontrak dua tahun seharga Rp 32 juta tapi baru dibayar sekitar Rp 16 sampai 20 juta. Lewat jual beli online, ketemu sekali sama pemilik rumahnya," kata Hamid saat ditemui di lokasi.

Halaman
123
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved