Tak Mau Kecolongan, Sidang Aman Abdurrahman Akan Dijaga Ratusan Polisi

Selain mengerahkan ratusan personil kepolisian, Kombes Indra menambahkan, pihak TNI juga akan membantu dalam pengamanan sidang.

Tak Mau Kecolongan, Sidang Aman Abdurrahman Akan Dijaga Ratusan Polisi
Tribunnews.com
Orangtua korban bom Samarinda peluk terdakwa Aman Abdurahman beebrapa waktu lalu. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Polisi akan memperketat penjagaan dalam sidang lanjutan Aman Abdurrahman terdakwa kasus bom Thamrin, pada Jumat (18/5/2018) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Hal tersebut dilakukan terkait meningkatnya eskalasi aksi teror yang sebagian disebut dilakukan anggota Jamaah Ansharud Daulah (JAD).

Aman sendiri adalah pimpinan JAD Indonesia yang sering dikaitkan berafiliasi dengan ISIS.

Baca: Terungkap ! Ternyata Ini Yang Membuat Napi Teroris di Mako Brimob Habisi 5 Nyawa Polisi Secara Sadis

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, pihaknya akan mengerahkan ratusan personil untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Untuk kegiatan pengamanan sidang penuntutan terdakwa teroris AA kita tingkatkan, selama ini pelaksanaan sidang selalu kita amankan, kali ini lebih optimal lagi," kata Kombes Indra Jafar, Kamis (17/5/2018) malam.

Selain mengerahkan ratusan personil kepolisian, Kombes Indra menambahkan, pihak TNI juga akan membantu dalam pengamanan sidang.

"Dari Polri ada 152 orang dan dan TNI 30 orang. Total 182 orang," imbuhnya.

Baca: Soal Isu Kasus Terorisme Hanyalah Rekayasa, Napiter Bom Bali Ali Imron : Teroris Nanti Kipas-kipas

Polisi juga akan menjalankan protap dengan lebih ketat yakni melakukan pemeriksaan terhadap para pengunjung yang datang ke PN Jakarta Selatan dalam persidangan besok.

"Yang masuk ke area tetap kita sterilisasi. Sebagaimana protap sidang-sidang biasa tentang pemeriksaan barang-barang yang masuk harus diperiksa," imbuhnya.

Baca: Temuan Mengejutkan Di Tubuh Terduga Teroris yang Serang Mapolda Riau, Tubuhnya Terpasang Kabel

Terkait bentuk pola pengamanan lebih lanjut seperti apa, Kapolres mengatakan akan ditentukan pada apel yang akan berlangsung Jumat pagi.

Humas PN Jaksel Achmad Guntur mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengamanan sidang Aman.

"Pelaksanaan sidang di ruang sidang utama. Soal keamanan kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian," katanya.

Sebelumnya pada Jumat 11 Mei 2018, sidang Aman tertunda lantaran terjadi kerusuhan narapidana terorisme di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

Adapun agenda sidang yang berlangsung Jumat adalah pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum.

(Warta Kota/ Feryanto Hadi)

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved