Waspada Teror Bom, Polisi Bogor Sisir Rumah Kontrakan Antisipasi Adanya Sarang Teroris

Kegiatan operasi Yustisi ini dilaksanakan oleh Polsek jajaran Polres Bogor gabungan dengan unsur Muspika, TNI dan Satpol PP.

Waspada Teror Bom, Polisi Bogor Sisir Rumah Kontrakan Antisipasi Adanya Sarang Teroris
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
operasi Yustisi di wilayah hukum Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pasca teror bom di Surabaya dan sejumlah daerah lainnya, Polres Bogor melakukan berbagai antisipasi mencegah terjadinya kejadian yang serupa.

Satu diantaranya ialah Polres Bogor saat ini mulai melaksanakan kegiatan operasi Yustisi di wilayah hukum Kabupaten Bogor.

Kegiatan operasi Yustisi ini dilaksanakan oleh Polsek jajaran Polres Bogor gabungan dengan unsur Muspika, TNI dan Satpol PP.

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita mengatakan, tujuan dilaksanakannya operasi yustisi yaitu untuk mengecek identitas warga negara asing atau pendatang baru.

"Jadi untuk memastikan para penghuni kontrakan dan kosan yang memiliki identitas jelas," ucapnya dalam siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com, Kamis (17/5/2018).

Selain itu, lanjutnya, kegiatan itu pun sekaligus untuk mencegah adanya pelaku terorisme di Kabupaten Bogor.

"Iya untuk mencegah adanya pelaku kejahatan atau terorisme di wilayah hukum Kabupaten Bogor, selama kegiatan berlangsung lancar dan kondusif," terangnya.

Sebelumnya, pengamanan di Mapolres Bogor pun diperketat pasca insiden teror bom di Polrestabes Surabaya

Sejumlah petugas melakukan pemeriksaan di pintu gerbang Mapolres Bogor. Setiap pengunjung yang hendak masuk dengan berjalan ke dalam area Mapolres Bogor diminta menunjukkan barang bawaannya.

"Iya pengamanan diperketat, semua yang datang ke Mapolres Bogor diperiksa barang bawaannya untuk antisipasi," ucap Ita.

Ia juga menjelaskan bahwa diperketatnya penjagaan di Mapolres Bogor sendiri mengingat adanya kejadian teror bom di Surabaya.

"Saat ini sasaranya Polri, jadi memang perlu waspada," tandasnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help