Ramadan 2018

Pondok Pesantren Al Falak Pagentongan Jadi Saksi Sejarah Dari Soekarno Hingga Peristiwa 65

Bukan hanya soal kemerdekaan saja, sambung dia, pesantren itu juga menjadi saksi dari peristiwa 30 September 1965

Pondok Pesantren Al Falak Pagentongan Jadi Saksi Sejarah Dari Soekarno Hingga Peristiwa 65
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Ponpes aAl Falak Pagentongan, Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Tak banyak yang mengetahui rekam sejarah Pondok Pesantren (PonPes) Al Falak yang juga menjadi saksi sejarah penting di Indonesia, mulai sejak zaman penjajahan, Soekarno, sampai tragedi 30 September 65 menghilangnya simpatisan PKI secara misterius.

Tubagus Ahmad Hasbullah (78) pengurus pondok pesantren yang juga cucu dari pendiri Pesantren Al Falak mengatakan Al Falak dari zaman penjajahan juga ikut merebut kemerdekaan lantara pesantren tersebut sudah berdiri sejak tahun 1901 di Kampung Pagentongan, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

"Dulu itu termasuk ikut serta merebut kemerdekaan dari penjajah," katanya saat ditemui TribunnewsBogor.com

Baca: Menelisik Kampung Santri Pagentongan Bogor, Enam Pondok Pelajari Bidang Berbeda

Bahkan Presiden pertama Ir Soekarno juga pernah datang ke Al Falak hanya untuk menemui KH Tubagus Muhammad Falak atau yang dikenal dengan sebutan Mama Falak (pendiri ponpes)

"Soekarno itu biasanya datang malam-malam ditemani ajudannya untuk menemui Abah," ucapnya sambil mengingat-ingat cerita kakeknya.

Suasana kawasan Pondok Pesantren Al Falak Pagentongan Bogor
Suasana kawasan Pondok Pesantren Al Falak Pagentongan Bogor (TribunnewsBogor.com/Afdhalul Ikhsan)

Bukan hanya soal kemerdekaan saja, sambung dia, pesantren itu juga menjadi saksi dari peristiwa 30 September 1965 yang kala itu menjadi sorotan orang-orang PKI dan banyak dari mereka hilang secara misterius.

"Rame sekali dulu tahun 65 itu dan disini termasuk sorotan orang PKI. Memang ada juga dari mereka yang tertangkap juga disitu yang ikut serta seperti orang biasa ternyata dia PKI," tuturnya sambil mengenang peristiwa 65 itu.

Baca: Ponpes Ini Pernah Didatangi Soekarno Untuk Menentukan Awal Ramadhan

Meski begitu sambungnya, Al Falak baik-baik saja karena mereka hanya warga biasa.

"Deket jembatan pinggir kali itu, yang ada orang jualan-jualan. Dulu tinggal disana ada di rumah kecil gitu, tapi sekarang udah gak ada. Sudah tinggal kenangan," ujarnya

"Kita tidak mengira bahwa orang itu baik baik keliatannya ternyata ditangkap juga oleh aparat keamanan kemudian diamankan. Satu keluarga anak satu kalau gak salah," tambahnya sembari mengingat

Sekedar informasi awalnya pondok ini diberi nama Pondok Pesantren Pagentongan dengan menyesuaikan nama kampung, namun seiring waktu berjalan akhirnya berubah menjadi Pondok Pesantren Al Falak, yang diambil dari pendirinya KH Tubagus Muhamad Falak bin Tubagus Abas yang meninggal dunia pada usia 130.

Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved