Gunakan Alat Kontrasepsi Bisa Kurangi Risiko Kena Kanker Ovarium, Benar Gak Tuh? Ini Penjelasan Ahli

Faktor penyebab utama kanker ovarium adalah riwayat penyakit keluarga seperti kanker payudara atau ovarium.

Gunakan Alat Kontrasepsi Bisa Kurangi Risiko Kena Kanker Ovarium, Benar Gak Tuh? Ini Penjelasan Ahli
Net
Ilustrasi Kanker Serviks 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kanker ovarium merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering menyerang kaum wanita.

Kanker ovarium juga disebut sebagai silent killer.

Alasannya adalah kanker ini sering didiagnosis pada stadium lanjut dan penyebaran sel kanker sudah menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Baca: Sebelum Pasangan Lansia Ditemukan Tewas, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

Baca: Kakek dan Nenek Ditemukan Tewas di Rumahnya, Polisi Temukan Bekas Luka di Kepala

Sekitar 80 persen kasus kanker ovarium didiagnosis pada stadium lanjut.

Sebagian besar kanker ovarium berkembang setelah seorang wanita mengalami menopause dan sebagian kasus ditemukan pada wanita yang berusia 63 tahun atau lebih.

Tapi tidak menutup kemungkinan jika kanker ovarium ini juga bisa menyerang wanita yang berusia lebih muda.

Baca: Merasa Dibohongi Soal Keperawanan, Atlet MMA Mutilasi Kekasih

Baca: Desta Unggah Foto USG Istri, Komentar Netizen Bikin Ngakak Hasil Nyungsep di TV, Apa Hubungannya?

Menururt laporan terbaru dari American Cancer Society, angka kematian yang disebabkan oleh kanker telah menurun hingga 33 persen dari tahun 1976 hingga tahun 2015.

Selain itu, ada kasus wanita yang didiagnosis menderita kanker ovarium dari tahun 1985 hingga 2014 mengalami penurunan sebanyak 29 persen.

Laporan ini juga memperkirakan bahwa pada tahun 2018, ada sekitar 22.240 kasus baru tentang kanker ovarium yang didiagnosis dan yang meninggal 14.070 jiwa.

Baca: Peneliti IPB Sebut Banten Bisa Jadi Model Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan

Baca: Zinedine Zidane Resmi Mundur, Presiden Real Madrid Syok

Para peneliti meyakini bahwa penurunan risiko kematian karena kanker ovarium ini dipengaruhi oleh penggunaan pil KB yang sudah beredar di pasaran sejak tahun 1960.

Halaman
12
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help