Hey Pecandu Kerja, Segera Ubah 4 Pola Pikir Salah Ini dan Sayangi Dirimu

Meski kerja lebih sering dianggap baik dan bahkan dihargai, namun orang yang bekerja di luar batas normal akan mendapati berbagai masalah.

Hey Pecandu Kerja, Segera Ubah 4 Pola Pikir Salah Ini dan Sayangi Dirimu
Ilustrasi bekerja(kieferpix) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pola berpikir yang salah merupakan penyebab kenapa banyak orang terjebak dalam kebiasaan gila kerja ketika mereka ingin mencoba untuk rehat sejenak dari pekerjaanya.

Meski kerja lebih sering dianggap baik dan bahkan dihargai, namun orang yang bekerja di luar batas normal akan mendapati berbagai masalah.

Lantas, pola pikir seperti apa yang membuat banyak orang jadi gila kerja (workaholic) dan bagaimana cara mengatasinya?

1. Selalu menunggu “waktu yang tepat”

Kebanyakan orang yang gila kerja menunda mengambil cuti kantor atau sekadar beristirahat dari setumpukan tugas yang mencekik karena merasa belum waktunya.

Sayangnya, waktu yang tepat tersebut tak pernah datang.

Alih-alih mendapatkan waktu yang pas, kita justru selalu mendapatkan proyek atau tugas tambahan yang mendorong untuk terus bekerja lebih lama.

Solusi: Daripada berharap waktu yang tepat datang menghampiri, cobalah untuk berani bersikap.

Beberapa orang percaya bahwa beristirahat akan membuat pekerjaannya menumpuk.

Sementara beberapa orang lain takut untuk kehilangan kesempatan emas ketika mereka berhenti bekerja.

Halaman
1234
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help