Kembali Terjadi, Warga Kranji Bekasi Jadi Korban Pelemparan Batu di Jalan Tol

Atas kejadian tersebut, korban berencana akan melaporkan ke pihak Jasa Marga sebagai operator jalan tol.

Kembali Terjadi, Warga Kranji Bekasi Jadi Korban Pelemparan Batu di Jalan Tol
Muhammad Azzam
Korban pelemparan batu di Tol Jagorawi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Teror pelemparan batu terhadap pengguna jalan kembali terjadi.

Kali ini dialami oleh Yanuar Sadewa, warga asal Perumnas 1, Jalan Jambu 6, Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Yanuar menjelaskan saat mengendarai minibusnya di lajur tiga dari Bogor menuju Jakarta di Tol Jagorawi pada Minggu (10/6) sekitar pukul 02.30 dini hari. Setibanya di bawah jembatan penyebrangan dekat Cibubur Junction ada suara keras membentur kaca depan mobil.

"Saya kaget tuh, mobil sempat oleng karena pada saat itu saya melaju dengan kecepatan ya sekitar 100 KM perjam. Akhirnya saya kurangi kecepatan kendaraan saya," tuturnya kepada Warta Kota pada Senin (11/6/2018).

Yanuar mengungkapkan akibat kejadian itu, menyebabkan kaca mobil pada bagian depan mengalami keretakan sebesar kepalan tangan.

"Ya masih ada beruntungnya, batu nya kecil kayaknya. Jadi Saya bersyukur tidak apa-apa. Cuman serpihan kaca kena badan saya dikit tapi engga kenapa kenapa,"ucapnya.

Yanuar mengatakan tidak habis pikir dengan ulang para pelempar batu itu.

"Kalau iseng, itu iseng nya keterlaluan. Engga punya otak itu orang (pelempar baru ke Jalan Tol). Harus ditindak tegas sama aja itu seperti teroris,"ujarnya.

Atas kejadian tersebut, korban berencana akan melaporkan ke pihak Jasa Marga sebagai operator jalan tol.

"Saya mau lapor Jasa Marga dulu, soalnya ini kan bahaya. Biar jadi pelajaran, kemarin kan udah ada korban tewas masa mau terus seperti ini," paparnya.

Sebelumnya diketahui teror pelemparan batu dari atas jembatan penyebrangan juga terjadi di Tol Jakarta-Cikampek KM 6 pada 5 Juni 2018 subuh.

Peristiwa itu menyebabkan seorang pengendara asal Tegal, Saeful Mazazi meninggal dunia.

Hingga saat ini pun pelaku pelemparan batu belum juga ditemukan atau ditangkap.

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help