Firasat Keluarga Sebelum Cherly Tewas Terhempas Saat Latihan Paralayang di Kota Batu

Cherly sempat mengajak Hesti ikut Karang Taruna dan berkata jika setelah ini dia sudah tidak lagi disini.

Firasat Keluarga Sebelum Cherly Tewas Terhempas Saat Latihan Paralayang di Kota Batu
surya/mohammad romadoni
Foto korban Cerly Aurelia semasa hidup 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Cherly Aurelia (18), atlet paralayang Jombang yang tewas kecelakaan saat latihan di Gunung Banyak, Kota Batu, dikenal dimata keluarganya mempunyai kepribadian yang tangguh, baik dan supel.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini telah lama berkecimpung di dunia olahraga. Bahkan, selain paralayang, dia juga terampil bermain voli. Saat bersekolah di SMPN 1 Ploso, Jombang, dia adalah pemain voli andalan sekolah.

Beranjak ke SMA Ploso, korban mulai menekuni olahraga paralayang hingga menjadi atlit paralayang Jombang.

Selain atlit muda berbakat korban juga dikenal aktif di organisasi desa Karang Taruna Dusun Gedang, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Dia tergabung ke dalam Karang Taruna menjadi bendahara.

Cherly sempat mengajak tetangganya, Hesti, untuk ikut bergabung menjadi Karang Taruna.

Tingkah lakunya tidak biasanya seperti itu yang sedikit ngotot saat mengajak teman sebayanya itu.

Cherly sempat mengajak Hesti ikut Karang Taruna dan berkata jika setelah ini dia sudah tidak lagi disini.

Dia bahkan telah menyerahkan buku bendahara catatan pengolahan keuangan Karang Taruna yang dibawanya.

"Mene aku wis gak ndek omah mbak (Besok aku sudah tidak di rumah kak)," kata wanita berhijab tetangga korban yang menolak menyebutkan namanya itu.

Surya/Muhammad Romadhoni/Kerabat dan keluarga Cherly Aurelia, atlet paralayang asal Jombang yang tewas saat berlatih di Gunung Banyak, Kota Batu.
Surya/Muhammad Romadhoni/Kerabat dan keluarga Cherly Aurelia, atlet paralayang asal Jombang yang tewas saat berlatih di Gunung Banyak, Kota Batu. ()

Ernita Aulia (18) teman korban mengatakan sudah lama mengenal korban yang mempunyai karakter mudah bersosialisasi. Korban cenderung tidak memilih-milih teman dan mudah akrab dengan orang disekitarnya.

Halaman
123
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help