Kapal Tenggelam di Makassar

Cerita Korban Kapal Karam di Makassar, Bocah Tenggelam Bersama Sepeda Baru Hingga Gagal Umrah

Ia pun sudah tak sabar ingin kembali ke rumah, dan melihat putrinya bersepeda di sekeliling pulau.

Cerita Korban Kapal Karam di Makassar, Bocah Tenggelam Bersama Sepeda Baru Hingga Gagal Umrah
Fahrizal/tribuntimur.com
Ahmad bersama istri, kerabat, dan anaknya yanh dirawat di RS Jala Ammari. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tenggelamnya Kapal KM Arista di perairan Makassar, Sulawesi Selatan menambah daftar panjang kecelakaan transportasi air.

Dalam insiden yang terjadi pada Rabu (14/6/2018) tersebut, sebanyak 13 orang meninggal dan 8 orang masih menghilang.

Sementara 22 penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Tentunya duka menyelimuti keluarga korban tewas dan menghilang.

Seperti yang menimpa Ahmad (33) dan Sumarni (28).

Sepasang suami istri ini harus kehilangan putri bungsunya Andriani (6) yang menjadi korban hilang dalam kecelakaan tersebut.

Dikutip dari Tribun Timur, dua hari sebelum lebaran, Ahmad memboyong keluarganya menyeberang pulau ke Kota Makassar.

Baca: Amien Rais Siap Nyapres, Yusril Ihza Mahendra: Saya Tak Ingin Ikut-Ikutan dengan Manuver Pak Amien

Ia bersama istrinya Sumarni (28), dan kedua putrinya Siti Rahmayani (9) dan Andriani (6).

Sebelumnya, ia dan puluhan warga Barrang Lompo lainnya berangkat ke Makassar.

Ahmad sudah merencanakan membeli berbagai barang keperluan lebaran, salah satunya adalah sebuah sepeda untuk putri bungsunya, Andriani.

Halaman
1234
Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help