Masjid Raya Bogor Adakan Lomba Takbiran, Peserta Dilarang Bawa Atribut Partai dan Paslon

Selain itu, ia menyebut pada tiao lomba terdiri dari juara 1, 2, 3 kemudian juara busana terbaik, musik terbaik dan penampilan terbaik.

Masjid Raya Bogor Adakan Lomba Takbiran, Peserta Dilarang Bawa Atribut Partai dan Paslon
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Masjid Raya Bogo. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Malam ini, kebanyakan umat muslim akan menggelar takbiran menyambut hari raya Idul Fitri 2018 yang tinggal sehari lagi, Jumat 15 Juni 2018.

Untuk itu, Masjid Raya Bogor mengadakan lomba Bogor Bertakbir guna memeriahkan Hari Raya Idul Fitri di Masjid Raya Bogor.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Bogor, Ahmad Fathoni menuturkan bahwa peserta sampai dengan saat ini yang mendaftar 60 team terdiri dari Bedug, Marawis, Hadroh dan Qosidah.

"Sudah ada 60 team yang akan memeriahkan malam takbiran, 60 team itu meliputi semuanya," katanya kepada TribunnewsBogor.com Selasa (14/6/2018).

Selain itu, ia menyebut pada tiao lomba terdiri dari juara 1, 2, 3 kemudian juara busana terbaik, musik terbaik dan penampilan terbaik.

"Disiapkan juga piala, Voucher, door prize dan hadiah uang, kemudian makan pembuka jika kumpul di balaikota dan disiapkan buka puasa dengan nasi jika kumpul di masjid raya dan setelah lomba selesai akan disiapkan makan malam liwet,"

Adapun larangannya lanjut dia, peserta hanya membawa satu lagu bertakbir dan jika ingin diselingi hanya boleh sholawat.

Tidak boleh membawa bendera partai, paslon, bendera negara luar kecuali bendera komunitas atau pondoknya.

Peserta tidak boleh mengacungkan nomor urut Pilkada atau yell yell.

Kumpul di Balaikota jam 18.30 WIB untuk pengundian nomor urut dan berangkat ba'da Sholat Isya dari Balaikota Bogor.

Sekedar informasi, 'Takbiran' jelang Idul Fitri 2018 di Indonesia merujuk pada aktivitas yang biasa dilakukan umat muslim untuk mengucapkan kalimat takbir (Allahu Akbar) secara bersama-sama dalam tempo yang sesingkat-singkatnya

Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help