PKL Pasar Kebon Kembang Sisakan Sampah Menumpuk Di Malam Takbiran

Sementara itu petugas Satpol PP Kota Bogor yang melakukan pembersihan dan pembongkaran lapak para PKL.

PKL Pasar Kebon Kembang Sisakan Sampah Menumpuk Di Malam Takbiran
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Sisa tumpukan sampah di Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Kamis (14/6/2018) malam 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pedagang Kaki Lima di kawasan Jalan Sawo Jajar dan Jalan Dewi Sartika menyisakan tumpukan sampah.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamisn (14/16/2018) sampah-sampah yang kebanyakan peri bekas PKL itu pun ditumpuk disisi jalan.

Selain itu terlihat para petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah tersebut ke atas truk.

Sementara itu petugas Satpol PP Kota Bogor yang melakukan pembersihan dan pembongkaran lapak para PKL.

Dalam kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun itu juga dibantu oleh pihak TNI-Polri.

Plt Wali Kota Bogor Usmar Harimas menuturkan bahwa kegiatan ininrutin dilakukan

"Mudah-mudahan seluruh unsur tekait dan stalkhholder terkait diberikan kekuatan agar kita bisa melaksanakan giat ini hingga selesai," katanya saat apel persiapan pembersihan PKL Dewi Sartika.

Sementara itu Asisten Administrasi Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota ( Setdakot) Bogor Hanafi mengatakan hal yang sama.

Ia pun berharap agar giat tersebut bisa berhasil untuk mengembalikan fungsi Jalan Dewi Sartika.

"Agar bisa terlepas dari pkl, karena Jalan Dewi Sartika ini sebagai jalur alternatif jalur SSA dan penertiban ini juga berperngaruh terhadap Jalur SSA," katanya.

Ia pun mengistilahkan bahwa para PKL tidak bertanggung jawab atas keebrsihan di Jalan Dewi Sartika.

"Kalau ini sudah biasa itu yang sudah ada dibenak di rekan pkl itu istilahnya kalau kata PKL jadi saya jualan malam takbiran saat pulang kampung barang yang ada di lokasi tolong bersihkan nanti saya kembali berdagang," katanya.

Maka dari itu Hanafi pun berpesan agar penertiban tersebut berhasil hingga dimulai kembali pada tanggal 21 nanti.

"Ada rentang waktu kurang lebih 5 hari ada rentang waktu untuknl menertibkan dan merelokasi, Semua sudah berkordinasi," ujarnya

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help