Sudah Ada Sejak Tahun 1960, Es Pala Rosita Dirasa Asing oleh Generasi Milenial

Tak ayal, Rosita sendiri sudah menjual es pala dengan sang ibu sejak tahun 1960. Kini ia melanjutkan usaha sang ibu.

Sudah Ada Sejak Tahun 1960, Es Pala Rosita Dirasa Asing oleh Generasi Milenial
TribunnewsBogor.com/Afdhalul Ikhsan
Penjual es pala di Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Es pala, minuman khas Bogor kini cenderung tak dikenal oleh generasi milenial.

Pedagang es pala di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Rosita tak menampiknya.

Menurut Rosita, kaum milenial tak mengetahui manfaat yang terkandung di es pala.

"Anak zaman sekarang kurang tau minuman khas Bogor ini, padahal manfaatnya banyak. Terus yang jualan juga gak terlalu banyak," ujarnya

Rosita mengatakan, es pala sendiri sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.

Tak ayal, Rosita sendiri sudah menjual es pala dengan sang ibu sejak tahun 1960.

Kini ia melanjutkan usaha sang ibu.

Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk mendapat satu gelas es pala ini.

Rosita membandrol harga es palanya dengan harga Rp 5 ribu satu gelas.

Menurut Rosita, tak semua orang bisa membuat es pala.

Pasalnya, kata Rosita, untuk membuat es pala ada cara khusus yang mesti dipelajari lebih dulu.

"dulu saya diajarin sama ibu karenakan membuat es pala itu gak sembarangan ada ilmunya juga, tergantung orang meraciknya, biasannya ibu-ibu yang sempat belajar dari orang terdahulu itu bakal enak," papar Rosita.

Es pala terdiri dari irisan buah pala dan gula pasir, biasanya disajikan dalam kondisi dingin.

"Bahannya sederhana, es pala sama gula pasir paling enak disajikan dalam keadaan dingin, diminum siang siang seger," katanya.

Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help