Jangan Ditunda! Ini Efek Buruk Jika Sarapan di Waktu Siang

Yang seperti ini, biasanya dilakukan oleh mereka yang menyandang status sebagai 'anak kos'.

Jangan Ditunda! Ini Efek Buruk Jika Sarapan di Waktu Siang
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Walaupun sudah banyak penekanan bahwa sarapan di pagi hari itu baik bagi kesehatan, tapi masih saja ada sebagian orang yang lebih memilih sarapan di siang hari.

Yang seperti ini, biasanya dilakukan oleh mereka yang menyandang status sebagai 'anak kos'.

Tinggal jauh dari orangtua dengan budget pas-pasan, tentu anak kos harus bisa mengontrol pengeluaran agar tetap hemat.

Salah satu yang biasa mereka lakukan adalah dengan memangkas budget makan, yakni menggabungkan sarapan dengan makan siang.

Dan sekarang, kegiatan menggabungkan sarapan dengan makan siang ini justru jadi satu tren baru yang punya nama cukup keren : brunch.

Baim Wong dan Paual Verhoeven Disebut Pasangan TOP Indonesia

Brunch, secara etimologi adalah gabungan dari 'breakfast' yang artinya sarapan, dengan 'lunch' yang artinya makan siang.

Brunch biasa dilakukan pada jam-jam nanggung, sekitar pukul 9-10 di pagi hari.

Brunch sebenarnya sudah dikenal sebagai salah satu waktu makan di negara-negara barat, tapi tren ini baru digandrungi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Satu yang jadi pertanyaan, apakah brunch sehat dan baik untuk kesehatan?

Polisi Periksa Pemilik KM Lestari Maju yang Karam Diperairan Selayar

Mansi Belani, pakar gizi dari Evolve Medspa, Mumbai mengungkapkan pada Indiantimes.com mengungkap satu keadaan yang membuat brunch menjadi alternatif yang kurang baik untuk kesehatanmu.

Halaman
123
Editor: khairunnisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved