Home »

Bogor

Memasuki Musim Kemarau, Kepala UPT Pertanian Ciawi: Siap-Siap Harga Sayuran Naik

Produksi pertanian yang tak maksimal pun kata dia, berpengaruh pada stok komoditas sayuran secara umum sehingga harga pun merangkak naik.

Memasuki Musim Kemarau, Kepala UPT Pertanian Ciawi: Siap-Siap Harga Sayuran Naik
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian VII Ciawi, Teguh Iriyanto saat diwawancarai TribunnewsBogor.com, Rabu (11/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian VII Ciawi, Teguh Iriyanto, mengatakan bahwa harga sayuran di kawasan Bogor kini mulai merangkak naik.

Hal itu, kata dia, disebabkan oleh cuaca yang kini mulai memasuki musim kemarau.

"Kalau harga naik turun itu dalam cuaca normal, ketika panen agak telat, harga naik, bagitu panen banyak, turun lagi. Tapi dalam kondisi cuaca agak ekstrim seperti sekarang ini, kemaraunya agak panjang, kenaikan harga agak panjang juga untuk bisa turun lagi," ujar Teguh kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (11/7/2018).

Pria yang bertugas menaungi Kecamatan Ciawi, Megamendung dan Cisarua ini juga menjelaskan bahwa di dalam istilah petani ada istilah 'ngecor.'

Istilah tersebut, lanjut dia, merujuk pada cara petani menanam sayuran yang menggunakan banyak air.

"Petani kita kan suka memanfaatkan pupuk cair, pupuk kandang yang dicairkan, artinya siram sambil pemupukan, dalam kondisi sekarang ini airnya susah, jadi pemupukan yang bahasa petaninya 'ngecor,' sulit dilakukan sehingga produksi tak maksimal," ungkapnya.

Produksi pertanian yang tak maksimal pun kata dia, berpengaruh pada stok komoditas sayuran secara umum sehingga harga pun merangkak naik.

"Jangankan cabai, labu siem aja udah diangka Rp 2000, satu biji, yang biasa Rp 500-600 kalau kondisi cuaca normal. Jadi semua produk sayuran di musim cuaca sekarang ini hampir rata-rata naik," pungkasnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help