Selamat Tinggal Car Free Day Kota Bogor, Ini 2 Lokasi Olahraga yang Ditutup Sementara

Lapangan Sempur akan ditutup sementara untuk dilakukan revitalisasi pada area jogging track

Selamat Tinggal Car Free Day Kota Bogor, Ini 2 Lokasi Olahraga yang Ditutup Sementara
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana
Warga memenuhi lokasi Car Free Day di Jalan Sudirman, Minggu (1/5/2016). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR - Bagi Anda warga Bogor yang memanfaatkan fasilitas publik untuk olahraga, tampaknya Anda harus mencari lokasi lain.

Karena tiga fasilitas publik di Kota Bogor ini ditutup sementara.

Fasilitas yang ditutup sementara adalah Gor Pajajaran, Lapangan Sempur dan Kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Sudirman Bogor.

Gor Pajajaran ditutup sementara sejak Januari 2018 lalu.

Hal itu dikarenakan Gor tersebut sedang dalam tahap renovasi.

Sudah Dinyatakan Tewas Oleh Dokter, Warga Lihat Keanehan Ini Pada Tubuh Pemuda yang Dipatuk Kobra

"Iya masih ditutup sampai akhir Juli bulan ini," kata Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Kota Bogor Eko Prabowo, Rabu (11/7/2018).

Kondisi yang sama juga akan dilakukan untuk sarana fasilitas Lapangan Sempur.

Kabid Pertamanan pada Disperumkim Kota Bogor, Agus Gunawan mengatakan bahwa Lapangan Sempur akan ditutup sementara untuk dilakukan revitalisasi pada area jogging track.

"Iya lapangan rumput dan jogging track saja yang ditutup, kalau Taman Ekspresi, Kaulinan dan skate park tetap dibuka," katanya.

Rupanya hal yang sama juga diberlakukan pada kawasan CFD di Kota Bogor.

Mimpi Nikita Mirzani Didatangi Mendiang Orangtua Saat Pertama Kali Berhijab, Uya Kuya Sampai Nangis

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya menuturkan bahwa kawasan CFDmenyumbang kemacetan di jalur SSA.

Selain itu kata Ulung banyaknya pedagang dikawasan CFD membuat sampah berserakan usai pelaksanakan CFD

Tidak hanya sampah, persoalan kemacetan pun menjadi pertimbangan penutupan CFD di kota Bogor.

"Sekalinya kita liat rekan-rekan, kita tutup untuk CFD disitu banyak pedagangnya sampah berserakan, dan itu salah satu penyumbang kemacetan di Ssa," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved