Ada Indikasi Pelanggaran Etik, Panwaslu Kabupaten Bogor Panggil PPK Pasca Digelarnya Pleno KPU

Pemanggilan PPK oleh Panwaslu tersebut atas dasar adanya indikasi penyelenggaraan Pilkada di luar mekanisme yang ada.

Ada Indikasi Pelanggaran Etik, Panwaslu Kabupaten Bogor Panggil PPK Pasca Digelarnya Pleno KPU
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Rapat pleno kapitulasi perhitungan suara Pilgub Jabar oleh KPU Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pasca dilaksanakan pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilbub Bogor 2018, Panwaslu Kabupaten Bogor panggil sejumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Pemanggilan PPK oleh Panwaslu tersebut atas dasar adanya indikasi penyelenggaraan Pilkada di luar mekanisme yang ada.

Pasalnya, pada pelaksanaan pleno rekapitulasi oleh KPU Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu, sebanyak 27 PPK menyerahkan dua berita acara hasil pleno tingkat kecamatan yang salah satunya merupakan hasil revisi.

Berita acara tersebut diduga tidak direvisi dalam rapat pleno tingkat kecamatan.

Komisioner Panwaslu Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan, pihaknya memanggil sejumlah PPK karena ingin meminta keterangan lebih mendalam terkait adanya perubahan berita acara itu.

"Dari sisi aturan tidak ada istilah perubahan data itu di luar pleno, harus di pleno, untuk itu kita ingin tahu klarifikasi dari mereka seperti apa dan perubahannnya sejauh mana," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (12/7/2018).

Ia melanjutkan bahwa bila pihaknya akan terus mengkaji terkait adanya perubahan berita acara yang dilakukan di luar mekanisme yang ada.

Apabila ditemukan adanya pelanggaran kode etik yang dilakukan KPU, maka pihaknya akan meneruskan hasil kajian tersebut kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Tapi sejauh ini kami belum bisa melihat apakah memang ada pelanggaran etik atau pun administratif, kita akan kaji dulu, dan kita juga turut meminta klarifikasi kepada KPU terkait persoalan ini," tandasnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved