Buat Rekayasa Tenggelam Di Pelabuhan Ratu, Utang Nining Rp 35 Juta ke Bank Dianggap Lunas

Terkait perkara ini, pihak kepolisian menunggu laporan dari pihak bank jika merasa dirugikan akibat rekayasa tenggelamnya Nining ini.

Buat Rekayasa Tenggelam Di Pelabuhan Ratu, Utang Nining Rp 35 Juta ke Bank Dianggap Lunas
Tribun Jabar/Istimewa
Nining Sunarsih (53) dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah R Syamsudin di Sukabumi untuk mendapatkan perawatan, Senin (2/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIKOLE - Skenario Nining Sunarsih (53) yang dikabarkan tenggelam 1,5 tahun di Pantai Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi rupanya berhasil mengecoh pihak bank.

Pasalnya, utang Nining sebanyak Rp 35 juta dianggap lunas oleh pihak bank.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa hal itu terjadi setelah munculnya surat kematian Nining ketika masih menghilang pada awal tahun 2017 lalu.

Hal itu diketahui setelah memerika 3 saksi tambahan yakni dua kerabat Nining dan seorang pagawai Bank BRI Cisaat tempat Nining meminjam uang.

"Pada 31 Januari 2017, cicilan tersebut dianggap lunas dengan berbekal surat kematian yang dibawa kerabatnya kepada bank," kata Susatyo ketika dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Sabtu (14/7/2018).

Ia menuturkan bahwa Setelah utang Rp 35 juta dianggap lunas, sertifikat rumah yang dijadikan jaminan pun dikembalikan oleh pihak bank kepada keluarga Nining.

Terkait perkara ini, pihak kepolisian menunggu laporan dari pihak bank jika merasa dirugikan akibat rekayasa tenggelamnya Nining ini.

Selain itu, pihak kepolisian juga menunggu kesehatan Nining pulih menggali keterangan lebih jauh.

"Nining masih belum bisa memberi keterangan kepada polisi karena masih menjalani perawatan di RSUD R Syamsudin," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Susatyo menjelaskan bahwa Nining meminjam uang ke Bank BRI Cisaat, Sukabumi sebesar Rp 35 juta pada pertengahan tahun 2016 lalu.

Pinjaman itu, kata Susatyo diajukan dengan jaminan sertipikat rumah dan dibayar dengan cicilan Rp 1,8 juta per bulan.

"Diduga tak bisa melunasi karena hanya sampai cicilan bulan ke-7, Nining merencanakan skenario tenggelam di Palabuhanratu," kata Susatyo.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help