Inilah Novichock, Racun Saraf Buatan Uni Soviet yang Dapat Lumpuhkan Tubuh

Charlie Rowley dan Dawn Sturgess, ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri di Wiltshire, Inggris, setelah terpapar agen saraf Novichok.

Inilah Novichock, Racun Saraf Buatan Uni Soviet yang Dapat Lumpuhkan Tubuh
dokter.id
ilustrasi keracunan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Charlie Rowley dan Dawn Sturgess, ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri di Wiltshire, Inggris, setelah terpapar agen saraf Novichok.

Nyawa Sturgess tidak dapat diselamatkan, sementara Rowley berada dalam keadaan kritis.

Sebelumnya, pada Maret lalu, mantan mata-mata Rusia, Sergei Skripal, dan putrinya, Yulia Skripal juga diracun dengan agen saraf yang sama.

Membuat mereka harus dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius selama beberapa minggu.

Menurut para ahli, racun saraf Novichok lebih kuat dari VX atau gas sarin.

Zohri Sempat Bingung Cari Bendera, Pelatih AS Berikan Sindiran Harusnya Bendera Polandia Dibalik

Merupakan yang terbaru di kelas agen saraf, Novichok pertama kali dikembangkan oleh pemerintah Uni Soviet pada akhir Perang Dingin. Meski begitu, racun ini tidak pernah digunakan dalam perang.

Novichok biasanya digunakan dalam bentuk bubuk super halus, cairan atau uap.

“Agen Novichok ini terdiri dari dua komponen tak beracun. Namun, ketika dicampur, keduanya membetuk agen saraf,” kata Michelle Carlin, dosen kimia forensik di Northumbria University.

Gary Stephens, ahli farmakologi dari University of Reading, Novichok lebih berbahaya dan mematikan dibanding gas sarin atau VX. Ia juga sulit diidentifikasi.

Nining Sunarsih Pura-Pura Tenggelam dan Sembunyi Di Jakarta Karena Tak Mampu Lunasi Utang Rp 35 Juta

“Salah satu alasan mengapa agen saraf ini bisa berkembang adalah karena komponen pembuatnya tidak ada dalam daftar terlarang. Artinya, bahan kimia yang dicampur untuk membuatnya lebih mudah dikirim – tanpa risiko penyitaan terkait bahaya kesehatan,” paparnya.

Halaman
12
Editor: khairunnisa
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved