Kondisi Dalam Bangunan Bekas Hotel, Di Bagian Luar Ada Prasasti Bertuliskan Bahasa Belanda

Bangunan yang kini sudah tak berpenghuni itu kini digunakan oleh para pemulung untuk mengumpulkan baramg bekas

Kondisi Dalam Bangunan Bekas Hotel, Di Bagian Luar Ada Prasasti Bertuliskan Bahasa Belanda
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Bangunan tua yang disebut sebagai Hotel Tertua di Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Hawa lembab terasa saat berada disekitar bangunan tua bekas hotel Pasar Baroe yang letaknya berada di belakang Jalan Roda, Pasar Bogor.

Bangunan yang kini sudah tak berpenghuni itu kini digunakan oleh para pemulung untuk mengumpulkan baramg bekas dan beristirahat.

Bekas hotel tertua di Bogor itu diperkirakan sudah ada sejak tahun berpuluh-puluh tahun lalu.

Warga sekitar pun tidak tau pasti kapan hotel itu dibangun.

Jika dilihat dari luar tampak seperti sebuah lukisan di dalam ruangan yang tidak bercahaya itu.

Selain itu di luar bangunan terdapat sebuah prasasti yang diyakini warga sebagai batu nisan.

Seorang penjual kelapa di lokasi sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa di dalam gedung ada sebuah makam.

Awalnya prasasti tersebur berada di dalam gedung.

Cerita Bangunan Tua di Belakang Pasar Bogor, Hotel Tertua yang Jadi Favorit Orang Belanda

"Setau saya dulu ada yang memindahakan, di dalam juga ada makan orang belanda," katanya.

Pada prasasti tersebut terlihat sebuah tulisan sanksekerta dan bahasa Belanda.

Sementara itu Syafrudin warga sekitar yang berprofesi sebagai juru parkir menuturkan bahwa di dalam gedung terdapat beberapa ruangan kamar-kamar.

Selain itu pada bagian tengah di dalam bangunan bekas hotel terdapat sebuah gambar lukisan.

Bukan hanya dari atas bangunan hotel pun sangat indah.

"Di dalam itu di lantai duanya ada kamar-kamar yang arahnya ke pemandangan, kemudian di bagian tengah seingat saya ada lukisan, kalau mengenai makan saya oernah dengar tapi belum lihat, cuma di luar ada nisan," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help