UPT Pengairan Ciawi Akan Pasang Jaring Agar Tak Ada yang Buang Sampah ke Saluran Air

demi mencegah penumpukan sampah yang sempat menyebabkan air irigasi meluap dan membanjiri jalan dan mengganggu pengendara.

UPT Pengairan Ciawi Akan Pasang Jaring Agar Tak Ada yang Buang Sampah ke Saluran Air
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Saluran irigasi di Jalur alternatif Sukabumi - Puncak kawasan Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengairan wilayah III Ciawi, Eka Sukarna, mengatakan bahwa pihaknya kini tengah mengupayakan pemasangan jaring di saluran irigasi kawasan jalur alternatif Sukabumi - Puncak.

Hal itu dilakukan, kata dia, demi mencegah penumpukan sampah yang sempat menyebabkan air irigasi meluap dan membanjiri jalan dan mengganggu pengendara.

"Kita juga berupaya untuk membuat jaring-jaring bermaksud untuk menangkap sampah supaya tidak sampai melimpas," ujar Eka kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (9/8/2018).

Ia menjelaskan bahwa rencananya pihaknya akan memasang jaring tersebut di dua titik yakni di kawasan Desa Teluk Pinang dan Desa Banjarsari.

Selain itu terkait peringatan dan larangan buang sampah ke saluran air, kata dia, sudah disosialisasikan namun masih ada saja oknum warga yang buang sampah sembarangan.

"Kita sudah pasang sebenarnya papan larangan atau peringatan, tapi rupanya memang warga tetep saja membuang sampah sembarangan," kata Eka.

"Kita menghimbau kepada warga supaya RT, RW atau pun kepala desa atau kepala lurah untuk ikut menghimbau warganya tidak membuang sampah sembarangan," tambah Eka.

Terlebih, untuk saluran pembuangan Teluk Pinang yang dialiri air dari 5 desa kini telah di lakukan normalisasi dengan harapan air irigasi tak lagi meluap ke jalan di saat musim penghujan.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help