Bayi yang Dibuang Ibunya Disemak-semak Jadi Rebutan Warga

Pihak rumah sakit tidak berkompeten untuk hal itu dan hanya berusaha untuk menolong bayi tersebut agar kembali sehat.

Bayi yang Dibuang Ibunya Disemak-semak Jadi Rebutan Warga
surya/samsul hadi
Perawat Puskesmas Sananwetan menggendong bayi mungil yang dibuang di dapur rumah warga, Jumat (10/8/2018). Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Penemuan bayi laki-laki yang dibuang ibunya di semak-semak di Jalan G Obos XXVII Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memang menjadi pembicaraan banyak kalangan.

Bahkan, kabar banyaknya warga yang berminat ingin mengadopsi bayi tersebut juga benar adanya, bahkan yang berminat juga sangat banyak, karena setiap hari ada saja yang menanyakan kepada pihak rumah sakit untuk mengadopsi bayi tersebut.

Namun pihak RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, tidak berkompeten untuk hal itu dan hanya berusaha untuk menolong bayi tersebut agar kembali sehat.

"Kami fokus memulihkan kondisi bayi untuk persiapan melakukan operasi, terhadap usunya yang keluar dari dinding kulit perutnya,"ujar Humas RS Doris Sylvanus Palangkaraya, dr Theodorus Sapta Atmadja.

Sementara itu, keterangan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Palangkaraya, Komisaris Polisi dr Anton Sudarto mengatakan, hingga Minggu (12/8/2018) kondisi ibu bayi Hel (15) paska melahirkan sudah stabil tetapi masih dalam pengawasan pihaknya. "Kondisinya stabil, dia masih dalam pengawasan kami," ujarnya.

Sedangkan Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar, mengatakan pihaknya masih memburu pasangan ibu bayi yang membuang anaknya, untuk mendalami kasus pembuangan bayi tersebut dan belum mengenakan pasal terhadap ibu bayi serta belum menetapkannya sebagai tersangka.

Sementara, informasi terhimpun, ayah dari bayi tersebut masih dibawah umur yakni berumur 16 tahun, pelajar salah satu SMK di Palangkaraya dan kabarnya saat ini berada di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved