Pilpres 2019

Cerita Wapres Jusuf Kalla Soal Mahar Politik Pilpres, Celoteh Elit Demokrat dan Penjelasan Sandiaga

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kall pun sempat bercerita pengalamannya selama ikut bertarung di Pilpres hingga ia duduk sebagai Wapres.

Cerita Wapres Jusuf Kalla Soal Mahar Politik Pilpres, Celoteh Elit Demokrat dan Penjelasan Sandiaga
Kompas.com
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ketika memberikan keterangan kepada awak media di kantor Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (23/1/2018).(KOMPAS.com/ MOH NADLIR) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bakal Capres-cawapres yang maju di Pertarungan Pilpres 2019 diwarnai issu mahar politik yang nilainya cukup tinggi.

Tak tanggung, angka yang disebutkan Wasekjen Demokrat, Andi Arief bejumlah Rp 500 milliar yang diduga diterima oleh partai politik.

Dana sebesar diduga dikucurkan kepada PAN dan PKS oleh Sandiaga Uno yang saat ini menjadi Cawapres Prabowo Subianto

Dugaan adanya mahar politik itu pertama dibeberkan oleh Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief.

Namaun, mahar politik rupanya bukan lagi hal yang aneh di Pertarungan Pilprs.

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kall pun sempat bercerita pengalamannya selama ikut bertarung di Pilpres hingga ia duduk sebagai Wapres.

Menurutnya, saat ia menjadi Cawpres saat itu, tak mengenal istilah mahar politik seperti yang saat ini tengah ramai diperbincangakan.

tersebut, bahkan, ketika ia menjabat sebagai Ketua Umum partai Golkar.

"Pada zaman saya pimpin partai tidak ada, waktu zaman saya tiga kali ikut (pilpres) tidak ada," ujar Kalla yang ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018).

Jadi Relawan Gempa di Lombok Tak Banyak yang Tahu, Komedian Komeng Tuai Pujian

Jokowi Jadi Imam Sholat Magrib di Musholla Kurang Layak, Ini Surat Pendek yang Dibaca

Dengan sambil bercanda Kalla menyatakan mahar digunakan hanya untuk orang yang menikah dan angkanya tak mencapai miliaran.

Halaman
123
Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help