Mahasiswi Ini Bawakan Musikalisasi Puisi Karya Fajar Merah di Hari Kematian Munir

Akustik musikalisasi tersebut dibawakan oleh Halimatus pada acara pagelaran seni budaya Banten di Taman Ekspresi Bogor.

Mahasiswi Ini Bawakan Musikalisasi Puisi Karya Fajar Merah di Hari Kematian Munir
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pagelaran seni budaya Banten di Taman Ekspresi Bogor, Jumat (7/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Seorang mahasiswi asal Universitas Husada, Halimatus Sadiah membawakan lagu Fajar Merah yang berjudul Bunga Tembok pada 7 September 2018 tepat dihari kematian Munir.

Akustik musikalisasi tersebut dibawakan oleh Halimatus pada acara pagelaran seni budaya Banten di Taman Ekspresi Bogor.

Dihari kematian Munir ini Halimatus berharap agar keadilan untuk munir ditegakan.

"Iya jika masih belum ketemu aktor utamaanya agar bisa ditemukan dan dibuka sejelas-jelasnya," katanya saat ditanya mengenai Munir.

Sementara itu terkait musikalisasi puisi yang dibawakannya Mahasiswi jurusan keperawatan semester 3 ini mengaku sangat menyukai karya karya Widji Tukul.

Menurutnya karya Widji Tukul merupakan jeritan hati untuk mengkritisi ke tidak adilan.

"Iya saya juga ingin sedikit menyentil terhadap adanya kasus korupsi dan lainnya, karena kita melihat masih banyak pejabat yang melakukan korupsi," katanya.

Mahasiswi Ini Bawakan Musikalisasi Puisi Karya Fajar Merah di Hari Kematian Munir.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved