Jenazah Stivevani Sudah Dikebumikan, Para Pelayat Terus Berdatangan ke Rumah Duka

Pantauan TribunnewsBogor.com, para pelayat terus berdatangan ke rumah duka dimulai dari siswa, tetangga, dan pihak keluarga.

Jenazah Stivevani Sudah Dikebumikan, Para Pelayat Terus Berdatangan ke Rumah Duka
TribunnewsBogor.com/Afdhalul Ikhsan
Anissa (kerudung ungu), ibunda Stivevani korban tewas tawuran remaja di Jalan Transyogi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CILEUNGSI - Jenazah korban tawuran di depan Masjid Al-Mukarramah, Jalan Transyogi, Kampung Sawah, Desa Cileungsi Kidul, Kabupaten Bogor dimakamkan.

Pemakaman jenazah sempat tertunda karena menunggu kedatangan orang tuanya.

Kamis (13/9/2018) sekira pukul 18.00 WIB jenazah korban dibawa ke tempat peristirahatan terakhir tepat di belakang rumah, Kampung Cipenjo, Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Pantauan TribunnewsBogor.com, para pelayat terus berdatangan ke rumah duka dimulai dari siswa, tetangga, dan pihak keluarga.

Siswa dari berbagai sekolah berdatangan untuk memberikan ungkapan belasungkawa kepada keluarga almarhum Stivevani (16) yang tewas dalam tawuran antar pelajar.

Anissa (39) ibu korban tak henti-henti menangis sambil menyambut para pelayat terutama teman sekolah almarhum.

"Maafkan Stivevani nak kalau dia ada salah, do'akan dia," ucapnya menetaskan air mata.

Anisa mengaku pasrah kepada Tuhan, Ia hanya berharap semoga tak terjadi lagi aksi tawuran yang kerap memakan korban.

"Gak bisa apa-apa lagi mas, saya pasrah, cukup saya yang mengalami ini jangan sampai orang lain. Saya berharap semoga tak ada lagi tawuran yang terus-menerus memakan korban," harapnya.

Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved