Komentari Pose Tangan Jokowi dengan Super Junior , Ferdinand Hutahaean : Jarinya Mirip Penolakan
Politisi partai Demokrat ternyata punya makna tersendiri tentang pose tangan Jokowi dengan Super Junior.
Penulis: khairunnisa | Editor: Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pose tangan Super Junior dengan Jokowi turut dikomentari oleh politisi partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
Seperti yang diketahui, beberapa hari lalu, Jokowi sempat bertemu dengan Super Junior saat sedang berkunjung ke Korea Selatan.
Tak hanya bertemu, Jokowi juga nyatanya terlibat dalam obrolan dengan Super Junior.
Usai bertemu, Jokowi dan Super Junior pun melakukan foto bersama.
Namun bukan dengan pose biasa, Super Junior dan Jokowi terlihat mengangkat tangan kanannya dan merentangkan kelima jari mereka ke arah depan.
Super junior dan Jokowi pun tampak menampakan senyum ke arah kamera.

Bukan tanpa arti, pose tangan yang ditampilkan Super Junior dan Jokowi itu sebenarnya adalah ciri khas dari boyband asuhan SM Entertainmet itu sendiri.
Super Junior selalu membuat pose tersebut ketika berada di acara-acara resmi yang menandakan ciri khas mereka.
• Suaminya Dikabarkan Selingkuh dengan Lina, Istri Sah Bongkar Kecurigaan Sejak 2017: Pergi dari Rumah
Namun rupanya, ada makna lain yang ditangkap mengenai pose tangan yang ditampilkan Super Junior itu.
Adalah Ferdinand Hutahaean, politisi Partai Demokrat itu mempunyai tafsiran sendiri mengenai pose tangan yang ditunjukkan Super Junior itu.
Dilansir dari laman Twitternya, @LawanPolitikJK, Ferdinand Hutahaean menyebut pose tangan dengan kelima jari yang terbuka itu menandakan bentuk penolakan.
Ia juga menyebut arti dari dari pose tangan Super Junior dalam foto tersebut adalah untuk mengatakan pernyataan "jangan".
Bahkan, Ferdinand Hutahaean pun membagikan potret editan saat Super Junior sedang memamerkan pose tersebut.
• Media Asing Tuding Ada Konspirasi Kejahatan di Era SBY, Andi Arief Minta Sri Mulyani Buka Suara
Namun tak hanya Super Junior, dalam potret tersebut juga tampak Jokowi yang sedang duduk di tengah-tengah mereka sambil memegangi dayung.

"Sy memaknai foto ini dari sudut kamera yg beda. Sy memaknai dr tangan mrk yg terbuka jarinya mirip jika kita menolak atau bilang jangan.