Sandiaga: Urusan Ngaji dan Shalat Belajar ke Kiyai Maruf, Soal Pemerintahan yang Kuat ke Pak Prabowo

Ia melanjutkan, urusan mengenai mengaji, salat, dan lainnya seharusnya belajar dari Ma'ruf Amin.

Sandiaga: Urusan Ngaji dan Shalat Belajar ke Kiyai Maruf, Soal Pemerintahan yang Kuat ke Pak Prabowo
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Sandiaga Uno 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Bakal calon wakil Presiden Republik Indonesia, Sandiaga Uno tidak ingin berkomentar mengenai test shalat, mengaji, dan bahasa Arab yang dikemukakan Sekjen PKB, Abdul Kadir.

"Saya tidak akan berkomentar dengan hal-hal yang negatif. Terima kasih pak Kardi," katanya, di Bogor Green forest, Jl. R.E. Sumatadiredja No.99, Pamoyanan, Bogor Selatan, Jumat (14/9/2018).

Ia melanjutkan, urusan mengenai mengaji, salat, dan lainnya seharusnya belajar dari Ma'ruf Amin.

"Kalau untuk urusan mengaji, salat, kita semua harus belajar dengan Pak Kyai Ma'ruf. Beliau adalah ulama, guru kita. Mengenai ketahanan bangsa dan pemerintahan yang kuat, ya merupakan kekuatan Pak Prabowo," tuturnya panjang lebar.

Sementara dirinya, ia akui, bisa menawarkan kewirausahaan.

"Ini menjadi pilihan kita semua dan bukan menjadi kontes yang kemungkinan bisa memecah kita semua. Pemilihan presiden (Pilpres) ini tidak digunakan untuk saling menjatuhkan," tutup Sandi.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help