Warga Kota Bogor Ikut Pelatihan Kaderisasi Ulama Selama Empat Bulan, Yang Terpilih Dapat Beasiswa S2

Ade menyadari memang sangat tidak mungkin membentuk ulama dalam jangka waktu empat bulan.

Warga Kota Bogor Ikut Pelatihan Kaderisasi Ulama Selama Empat Bulan, Yang Terpilih Dapat Beasiswa S2
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat bicara di Masjid Raya Kota Bogor, Sabtu (15/9/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sebanyak 61 orang warga Kota Bogor  mengikuti pelatihan kaderisasi ulama yang akan berlangsung selama empat bulan di Mssjid Raya Kota Bogor, Sabtu (15/9/2018).

Kaderisasi tersebut merupakan program MUI Pusat.

Sekretaris Umum MUI Kota Bogor Ade Sarmili mengatakan bahwa dari 61 orang yang akan mengikuti pelatihan kaderisasi ulama sudah melakukan proses panjang. 

"Dari 130 orang yang daftar untuk peserta ini kemudian kita saring dalam tes tertulis, kemudian ada tes bahasa Arab, bahasa Inggris, kemudian ada tes membaca kitab turos atau kitab kuning, ada baca Qur'an dan wawasan Ke Islaman, dari 130 orang yang terdaftar, yang memenuhi kualifikasi untuk angkatan pertama itu ada 61 orang dan hari ini dikukuhkan di launching oeleh bapak Gubernur Jawa Barat," katanya Sabtu (15/9/2018).

Ade menyadari memang sangat tidak mungkin membentuk ulama dalam jangka waktu empat bulan.

Tetapi itu merupakan upaya MUI untuk memberikan eleboratif potensi dari para peserta yang sudah memiliki potensi yang luar biasa.

"Selanjutnya kami berikan kanal, berikan jalur untuk mereka mampu bersirahturahmi dengan teman-teman seangkatannya, kita menyadari bahwa tantangan dakhwah sangat luar biasa hari ini, tantangan keumatan sangat luar biasa, tantangan sosial sangat luar biasa, minimal kita mempersiapkan teman-teman yang sudah siap pakai dengan warga dan masyarakat," katanya.

Ade mengungkapkan hasil yang diharapkan adalah mereka bisa di terima oleh umat dengan konteks keilmuan yang memadai, dengan pemahaman kerangka yang memadai.

"Jadi kita hanya mempersiapkan kerangka berfikir, mempersiapkan kerangka jalan, mempersiapkan kerangka bangunan, agar kontruksinya sama, pola pikirnya sama, pola tingkahnya sama, dan satu sinyal dalam isu dan kejuangan, jadi ini peserta yang akan kita godok selama empat bulan ke depan, mudah-mudahan dari mereka menghasilkan para pewaris nabi yang punya kualifikasi dan punya kompetensi," ucapnya. 

Nantinya kata Ade peserta terbaik dari 61 oran tersebut akan mendapatkan beasiswq S1 dan S2 yang sudah disiapkan oleh Wali Kota Bogor.

"Walikota telah mempersiapkan beasiswa untuk di kuliahan dari mulai S1 dan S2, tapi memang tidak semua karena petama keterbatasan anggaran," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved