ACRA 2018

Dinas Sosial Akan Jadi Pembicara Soal Pengamen Anak-anak di Festival Band IPB

Namun, di dalam ACRA 2018, tidak hanya diadakan festival band, tapi akan dilanjutkan dengan Pre-event, dan Main event.

Dinas Sosial Akan Jadi Pembicara Soal Pengamen Anak-anak di Festival Band IPB
istimewa
poster ACRA Band Festival 2018 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Art Collaboration and Revolutionary Action (ACRA) 2018 yang diadakan oleh mahasiswa IPB ini rupanya bertujuan untuk menyuarakan aspek sosial.

Ketua panitia ACRA 2018, Ja’far Shadiq Alatas mengatakan, tema ACRA 2018 diambil untuk menghentikan eksploitasi pengamen di bawah umur.

"Anak-anak yang menjadi pengamen itu bukan kemauan mereka. Banyak dari anak-anak yang mengamen itu dipaksa bermusik tanpa kemauan mereka sendiri," katanya, di sela-sela ACRA 2018, di di CB Kampus Diploma IPB Cilebende, Minggu (16/9/2018).

Ia menjelaskan, tak sedikit anak-anak yang dipaksa mengamen oleh segelintir orang tertentu.

Hasilnya pun, bukan untuk anak-anak tersebut, namun untuk segelintir orang tersebut.

"Atau anak-anak yang terpaksa menjadi pengamen untuk memenuhi kebutuhan ekonominya," lanjutnya.

Ja’far menuturkan, musik itu ada untuk kebebasan, baik itu anak-anak maupun orang dewasa.

"Kalau memang seandainya mereka berminat di musik, seharusnya dapat diberi fasilitas dan dibangun supaya menjadi musisi yang berbakat," tegasnya.

Karena itu, UKM dari kampus IPB bersama Dinas Sosial Kota Bogor mengambil tema Music Beyond Exploitation dalam ACRA 2018.

Halaman
12
Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved