Ungkap Alasan Habib Rizieq Tak Jadi Pulang ke Indonesia, Eggi Sudjana : Dia Sudah Menderita Dituduh

Ia mengatakan, saat rencana kepulangan Habib Rizieq Shihab pada Juni 2018 lalu namun tak jadi, ada banyak informasi simpang siur yang beredar.

Ungkap Alasan Habib Rizieq Tak Jadi Pulang ke Indonesia, Eggi Sudjana : Dia Sudah Menderita Dituduh
Kompas.com/ Tribunnews.com
Habib Rizieq Shihab dan Eggi Sudjana 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Politisi PAN, Eggi Sudjana mengungkapkan penyebab Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab tak jadi pulang ke Indonesia.

Dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di TV One pada Selasa (18/9/2018) malam, ia mengatakan kalau ada alasan Habib Rizieq Shihab masih bertahan di Arab Saudi.

Ia mengatakan, saat rencana kepulangan Habib Rizieq Shihab pada Juni 2018 lalu namun tak jadi, ada banyak informasi simpang siur yang beredar.

"Yang perlu diketahui, saya pernah menjadi ketua penyambutan Habib Rizieq yang gagal. itu kenapa gak jadi pulang, simpang siur informasinya dahsyat sekali. Ada yang mau di sniper, dan kalau mau pulang langsung ditangkap," ungkap Eggi.

Ia menjelaskan, bila Habib Rizieq Shihab benar-benar ditangkap saat pulang, maka ia memastikan kericuhan pasti akan terjadi.

Sudjiwo Tedjo Ungkap Hasil Penelitian Doktor di London : Ahok Jatuh Bukan Karena Sentimen Agama

"kalau langsung ditangkap kerusuhan pasti terjadi, karena pendukung Habib Rizieq pasti ngelawan," ucapnya.

Untuk itu, dirinya menaruh hormat dengan habib Riziieq yang rela tak jadi ke Indonesia agar tak terjadi perpecahan.

"Tidak bermaksud provokasi atau apapun. Habib Rizieq itu sudah menderita. Dalam pengertian perasaannya. Dia dituduh pengecut, melarikan diri, dituduh macem-macem-macem. Dia menderita perasaan seperti itu untuk menyelamatkan persatuan Indonesia agar gak pecah," ungkap Eggi.

Habib Rizieq Dicekal

Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak mengungkapkan alasan Habib Rizieq Shihab tak kunjung pulang ke Indonesia.

Halaman
123
Penulis: yudhi Maulana
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help