Wanita Ini Ditunjuk Jadi Pejabat Penerima Laporan Hoaks di WhatsApp

Tugasnya adalah menampung semua keluhan pengguna WhatsApp, termasuk tentang hoaks dan berita palsu.

Wanita Ini Ditunjuk Jadi Pejabat Penerima Laporan Hoaks di WhatsApp
Daily Mail
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Berita salah dan hoaks yang mudah menyebar via WhatsApp menjadi dalang rangkaian pembunuhan yang terjadi di India beberapa waktu lalu.

Pemerintah India secara khusus meminta aplikasi layanan instan itu untuk berbenah.

WhatsApp diminta untuk memperbaiki fiturnya demi membantu menghentikan aksi pembunuhan yang diakibatkan prasangka dari hoaks di WhatsApp.

Beberapa fitur mulai ditelurkan, seperti pembatasan pesan terusan (forwarding).

Untuk semakin memperketat sebaran hoaks, WhatsApp baru saja mengangkat pejabat baru untuk layanan aduan pengguna.

Tugasnya adalah menampung semua keluhan pengguna WhatsApp, termasuk tentang hoaks dan berita palsu.

Tugas itu diamanahkan ke Komal Lahiri.

Dalam profil LinkedIn-nya, Lahiri menjabat sebagai Senior Director of Global Customer Operations and Localisation di WhatsApp sejak Maret 2018.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Director, Product Planning and Operations of Shared Service di Facebook sejak 2014.

Kemudian Lahiri menjadi Senior Director of Community Operations and Head of Community Support Facebook selama dua tahun sembilan bulan.

Halaman
123
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved