Anak Hancurkan Tabungan Rp 15 Juta Dalam Amplop, Begini Reaksi Orang Tuanya
Mereka menyisihkan uang $1.060 sekitar Rp15 juta menaruhnya dalam amplop dan diletakkan di meja.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sebuah kisah unik dialami oleh pasangan suami istri bernama Ben dan Jacke Belnap, dengan uang tabungannya yang raib.
Namun, apa yang mereka lakukan selanjutnya justru lebih mengejutkan ketika mendapati uangnya sudah hancur karena ulah anaknya.
Melansir dari Dailystar, kisahnya terjadi ketika Belnap menyisihkan uang tabungan terakhirnya untuk membayar tiket sepak bola ke orangtua Ben.
Awalnya mereka menyimpan uangnya terkunci secara rapat di lemari arsip.
Namun ketika mereka menyisihkan uang $1.060 sekitar Rp15 juta menaruhnya dalam amplop dan diletakkan di meja.
Hingga suatu ketika mereka lupa telah menyiapkan uang tunai tersebut dan hendak mengirimnya kepada orangtua Ben.
Kemudian pada suatu hari, selama akhir pekan Belnaps bingung dan tidak menemukan amplop tersebut ia mengiranya telah hilang, karena tidak ada di seluruh rumah, bahkan tempat sampah.
Lalu, Belnap berpikir untuk melihat mesin penghancur kertas mereka dan ketika melihatnya uangnya ternyata memang di sana dalam kondisi sudah hancur.
"Saya menggali melalui sampah dan dia berteriak dan berkata, 'Saya menemukannya'," kata Ben kepada KSL-TV.
• Faizal Assegaf Sindir Elit Prabowo-Sandi Soal Ratna Sarumpaet: Harusnya Malu Dengan Sikap Ahok
• Faizal Assegaf Sindir Elit Prabowo-Sandi Soal Ratna Sarumpaet: Harusnya Malu Dengan Sikap Ahok
Karena penemuannya, akhirnya mereka mengetahui bahwa pelakunya adalah anaknya Leo yang berusia 2 tahun.
Menurut Belnap Leo memang suka membantu kedua orangtuanya menggunakan mesin penghancur kertas untuk menghancurkan sampah kertas dirumahnya.
Entah kertas sampah ataupun dokumen penting yang perlu dihancurkan dengan mesin penghancur tersebut.
Jadi ketika melihat amplop tersebut, ia dengan senang mengambilnya dan menghancurkannya dengan harapan membantu orangtuanya.
Namun, sayang ternyata di dalam amplop tersebut berisi sejumlah uang yang sangat berharga dengan demikian Ben dan Jackee Belnap harus meneteskan air mata.
Meski mereka bersedih karena tabungan terakhirnya raib, seketika semua kesedihan mereka berubah menjadi tawa.