Pilpres 2019

Elektabilitas Jokowi Melambung, Pengamat : Prabowo Hanya Ngomong, Itupun Salah Total

Karena menurut Indria Samego, Presiden Jokowi terus menunjukan prestasi-prestasinya melalui kerja dan kerja.

Elektabilitas Jokowi Melambung, Pengamat : Prabowo Hanya Ngomong, Itupun Salah Total
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Anggota Dewan Pakar The Habibie Center Indria Samego saat ditemui di The Habibie Center, Jalan Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2017). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Indria Samego tidak terkejut mendengar elektabilitas Prabowo Subianto-Sandiga Uno kalah dari pasangan petahana Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Karena menurut Indria Samego, Presiden Jokowi terus menunjukan prestasi-prestasinya melalui kerja dan kerja.

"Rasanya tak terlalu mengejutkan bila elekttabilitas pasangan Prabowo-Sandi kalah oleh pasangan Jokowi-Ma'ruf. Hampir tiap waktu publik melihat Jokowi kerja dan kerja," ujar Indria Samego kepada Tribunnews.com, Senin (8/10/2018).

Hal itu oleh publik, kata dia, berbanding terbalik dengan kubu penantang Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Sementara Prabowo hanya ngomong. Itupun salah total," katanya.

 
Karena kesalahan itu, kata dia, justru Prabowo dituduh yang merekayasa kebohongan Ratna Sarumpaet.

Kasus Ratna Sarumpaet, imbuhnya, membuat kepercayaan publik ke kubu Prabowo-Sandiaga juga turut berkurang.

"Karena kesalahan itu, justru dia dituduh yang merekayasa kebohongan Ratna Sarumpaet," ujarnya.

Sebelumnya, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei nasional terhadap elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Hasilnya, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mengungguli Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Survei dilakukan pada 7-14 September 2018 terhadap 1.220 responden dengan response rate 1.074 responden. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei kurang lebih 3,05 persen.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved