Peneliti: 259 Orang Tewas Akibat Selfie

Peneliti mengatakan angka itu hanya yang tercatat, di mana sangat mungkin ada beberapa kasus yang tak terekam angka.

Peneliti: 259 Orang Tewas Akibat Selfie
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian
Pengunjung asik selfie di Gunung Munara, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Insiden netizen yang meninggal ketika membidik selfie sudah sering menjadi pemberitaan media massa.

Kronologisnya beragam, ada yang jatuh ke jurang lantaran mencoba selfie di ujung tebing, hingga tersambar kereta ketika berpose di pinggir rel.

Namun, selama ini belum ada yang secara detil menghitung jumlah peristiwa “selfie berujung kematian”.

Asosiasi peneliti All India Institute of Medical Science akhirnya melakukan survei untuk menakar risiko selfie tanpa memerhatikan situasi sekitar.

Hasilnya, dalam kurun waktu enam tahun, ada 259 orang di seluruh dunia meninggal akibat selfie.

Peneliti mengatakan angka itu hanya yang tercatat, di mana sangat mungkin ada beberapa kasus yang tak terekam angka.

Korban didominasi oleh kaum Adam dengan rentang usia 10 hingga 30 tahun, yakni mencapai 85 persen.

Adapun negara yang penduduknya paling banyak meninggal karena selfie adalah India, lantas secara berurutan Rusia, Amerika Serikat, dan Pakistan.

“Yang membuat saya khawatir adalah fakta bahwa skenario kematian ini sebenarnya bisa dihindari,” kata kepala peneliti, Agam Bansal.

Ia prihatin karena banyak orang yang rela melakukan selfie berisiko hanya demi meningkatkan eksistensi di media sosial. “Like” menjadi sangat berharga bagi masyarakat di era keterhubungan seperti sekarang.

Halaman
12
Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved