Kenaikan Harga BBM

Harga BBM Premium Tak Jadi Naik Hari Ini, Antrean di SPBU Masih Nornal

Pemerintah memutuskan untuk tidak jadi menaikan harga BBM jenis Premium hari ini, Rabu (10/10/2018).

Harga BBM Premium Tak Jadi Naik Hari Ini, Antrean di SPBU Masih Nornal
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
SPBU 34-16115, Prio Sumarlin, di jalan Veteran, Bogor Tengah, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah memutuskan untuk tidak jadi menaikan harga BBM jenis Premium hari ini, Rabu (10/10/2018).

Petugas SPBU pun mengaku tidak begitu mengetahui kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium.

"Tadi sekira pukul 17.00 WIB, baru dengar-dengar dari atasan saja kalau Premium bakal naik menjadi Rp 6.900," kata petugas SPBU 34-16115, Prio Sumarlin, di jalan Veteran, Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (10/10/2018).

Ia menambahkan, dirinya tidak mengetahui kalau harga Premiun tidak jadi naik.

"Hanya dengar-dengar saja, belum ada arahan untuk mengubah harga juga tadi. Masih tetap, Premium Rp 6.550 satu liternya," lanjutnya.

Untuk antrian, Prio mengaku bahwa sejak tadi sore sampai sekarang, tidak ada pengendara yang mengantri panjang sampai keluar SPBU.

Antrian tetap, dan di dominasi mobil.

"Enggak ada antrian panjang, stabil-stabil saja. Paling karena paling banyak mobil yang membeli Premium, makanya kelihatan panjang. Kalau motor kan, paling banyak beli Pertalite," tuturnya.

Seorang supir angkot, Herman, berkata, ia mengetahui kalau harga Premium bakal naik.

Namun, senada dengan Prio, ia baru tau kalau harga BBM subsidi ini tidak jadi naik.

"Kalau tadi pukul 18.00 WIB bakal naik Premium, saya tau. Tadi liat di TV. Tapi pas baru isi bensin, baru tau saya kalau engga jadi naik, soalnya harganya tetap," terangnya.

Herman pun mengungkapkan agar pemerintah memberikan informasi dengan pasti dan jelas.

"Sebelum liat di TV, emang sudah dengar-dengar juga kalau Premium bakal naik. Saya kira hoax, setelah nonton berita di TV, taunya benar. Tapi ketika isi bensin, malah enggak jadi naik. Pemerintah jangan labil begini seharusnya," tutur Herman.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved