Hari Kesehatan Dunia 2018, Pemuda Di Tengah Perubahan Dunia Rentan Alami Gangguan Kejiwaan

Dr Lahargo menjelaskan bahwa dirinya pernah menemukan beberapa contoh kasus ketika pemuda mengalami tanda-tanda masalah kejiwaan

Hari Kesehatan Dunia 2018, Pemuda Di Tengah Perubahan Dunia Rentan Alami Gangguan Kejiwaan
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kepala Instalasi Rehabilitasi psikososial di RS.Dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor Dr.Lahargo Kembaren, SpKJ 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Saat ini dunia mengalami perubahan yang begitu cepat dari hal teknologi.

Perkembangan media sosial dan jarigan internet pun sudah cukup meluas

Ditengah-tengah perubahan dunia tersebut pemuda sangat rentan mengalami permasalahan terhadap kesehatan jiwa.

Kepala Instalasi Rehabilitasi psikososial di RS.Dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor Dr.Lahargo Kembaren, SpKJ mengatakan bahwa dihari kesehatan jiwa sedunia pihaknya saat ini fokus meningkatkan kepedulian dari masyarakat tentang pentingnya kesehatan jiwa bagi pemuda.

" Karena banyak kasus yang tidak terdeteksi dan tidak tertangani dengan baik membuat kondisi menjadi lebih berat," katanya.

Dr Lahargo menjelaskan bahwa dirinya pernah menemukan beberapa contoh kasus ketika pemuda mengalami tanda-tanda masalah kejiawaan

"Contohnya misalnya gejala paling banyak adalah depresi dengan tanda tanda mood menurun, tidak semangat menjalani aktifitas energi yang berkurang, gampang cape dan kehilangan konsentrasi fokus dantidak mau bersosialisas," katanya.

Terlebih saat ini era teknologi dan media sosial sudah sangat berkembang.

Semua orang dengan mudah bisa menukiskan ataun mengomentari apapun dimedia sosial.

"Contoh lainya adalah Bullying cyber, bullying media sosial media komunikasi ini saat ini,  di kata katain lah membuly orang melalui media sosial, walaupun tidak secara verbal tapi ini dampak sikologisnya cukup berat, reaksi yang muncul bisa reaksi strees susah tidur badan rasanya pegal mual muntah jika dia bisa mengatasinya aman aman saja tapi reaksi setres itu bisa berujung pada gangguan kejiwaan depresi, gangguan bipolar ada yang panic attack dan lainnya," ucapnya.

Dr Lahargo mengatakan bahwa tanda tanda masalah kejiwaan bisa diatasi dengan cara berkonsuktasi ataupun menjalani manajemen strees dengan baik.

"Jadi kita sangat konsent  hal hal sepeti itu di anak muda, Keberulan tema kesehatan jiwa dunia pada 10 Oktober 2018 tahun ini mengambil tema bagaimana hubungan pemuda dan kesehatan jiwa ditengah perubahan dunia, dunia ini semakin berubah tidak lagi sama setiap negara berbeda dan anak muda berada di tirik ini," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved