Ramai Kabar Gunung Salak Erupsi, Ini Penjelasan PVMBG

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan, sejauh ini instrumen di pos Gunung Salak belum mendeteksi.

Ramai Kabar Gunung Salak Erupsi, Ini Penjelasan PVMBG
wisata gunung.com
Gunung Salak 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Darwin Volcanic Ash Recovery Center menerbitkan peringatan soal erupsi Gunung Salak pada Rabu (10/10/2018).

Menurut mereka, tanda erupsi itu berupa asap setinggi 50.000 kaki dari puncak.

Sejauh ini, lembaga itu masih menyatakan bahwa apa yang mereka deteksi mungkin bisa false alarm.

Jika terbukti benar, maka itu akan menjadi erupsi pertama Gunung Dalak dalam 80 tahun.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan, sejauh ini instrumen di pos Gunung Salak belum mendeteksi.

"Tidak kelihatan. Kemudian, di sana tidak ada suara apapun yang terdengar," kata Kepala PVMBG, Kasbani.

"Rekaman seismik tidak menunjukkan itu. Ini terus kami cek lagi tapi belum ada data yang menunjukkan erupsi di sana," imbuhnya.

Dia mengatakan, apa yang dideteksi sebagai erupsi bisa jadi fenomena cuaca.

PVMBG pun mengeluarkan siaran pers terkait kabar erupsi Gunung Salak, berikut isinya :

(1) Pengamatan visual Gunungapi Salak dari periode Oktober 2018 pada umumnya cuaca cerah hingga hujan, angin Lemah ke arah selatan dan utara. Suhu udara sekitar 22 - 29C. Kelembaban 92%. Gunungapi terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Asap nihil. Pemantauan visual pada sore hari hingga saat ini Gunung Salak umumnya tertutup kabut dan cuaca hujan.

Halaman
12
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help