Dampak Buruk Dari Kelebihan Tidur

Ada pun, waktu tidur yang paling dianggap baik bagi kesehatan adalah 7-8 jam setiap malam.

Dampak Buruk Dari Kelebihan Tidur
Thinkstockfoto
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seperti kekurangan jam tidur, kelebihan pun mendatangkan risiko bagi kesehatan.

Para ilmuwan dari Brain and Mind Institute di University of Western Ontario menemukan, tidur kurang dari tujuh semalam, termasuk berlebih, pun memiliki risiko bagi kesehatan otak.

Pada tahap pertama penelitian, peneliti mengamati 40.000 orang terkait kebiasaan tidur mereka, sebelum melakukan serangkaian kuis kognisi untuk para responden.

Tes tersebut mengukur keterampilan bahasa, penalaran, dan memori jangka pendek.

Hasilnya, meskipun memori tak terlalu terkait waktu tidur, dari sisi keterampilan dan penalaran bahasa sangat dipengaruhi oleh waktu tidur.

Ada pun, waktu tidur yang paling dianggap baik bagi kesehatan adalah 7-8 jam setiap malam.

"Itu sesuai dengan apa yang dikatakan dokter untuk menjaga tubuh dalam kondisi prima," ungkap Dr Conor Wild, salah satu peneliti.

"Kami juga menemukan, orang yang tidur lebih dari jumlah itu sama-sama terganggu seperti yang tidur terlalu sedikit."

Sekitar setengah dari semua peserta biasanya tidur kurang dari 6,3 jam semalam.

Jika kurang dari tujuh jam semalam waktu tidur bisa berdampak bagi kesehatan, mereka yang tidur di bawah empat jam semalam akan memiliki risiko kesehatan otak yang sangat terganggu.

Wild mengatakan, kekuatan otak menurun seiring bertambahnya usia dan orang-orang yang tidur empat jam atau kurang berisiko menua 10 tahun lebih cepat.

Dalil itu pun berlaku bagi mereka yang terlalu banyak tidur.

Tidur berlebihan dapat menyebabkan sesuatu yang disebut “sleep inertia” yaitu ketika seseorang merasa kerap seperti kurang tidur.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kelebihan Tidur Pun Bisa Berdampak Buruk...

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help