Dokter Forensik RSUD Ciawi Sarankan Hasil Visum Jenazah Tak Dikenal Perlu Dipublikasikan

Karena itu, bila hasil visum sudah keluar dan dipublikasikan, masyarakat akan bisa membaca.

Dokter Forensik RSUD Ciawi Sarankan Hasil Visum Jenazah Tak Dikenal Perlu Dipublikasikan
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
ILUSTRASI - Tiga jenazah satuy keluarga korban kecelakaan di jalan raya tajur, Kota Bogor di RSUD Ciawi Bogor, Rabu (13/6/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUD Ciawi, Dr. Barnad, Sp. F ingin agar publikasi hasil identifikasi jenazah dan pencarian orang hilang bisa dilakukan.

Hal ini ia katakan agar masyarakat bisa terbantu bila sedang mencari anggota keluarganya yang hilang.

"Perlu publikasi untuk temuan hasil forensik. Adakalanya hasil identifikasi sudah keluar, tapi belum diketahui identitasnya, apalagi untuk jenazah yang hanya tinggal kerangkanya atau beberapa organnya saja. Bila dipublikasikan dan mungkin dibaca pihak keluarga, kan jadi ketemu titik cerahnya," katanya, di ruang jenazah RSUD Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (11/10/2018).

Barnad mengungkapkan, kondisi jenazah yang ketika dibawa ke RSUD untuk divisum, berbeda-beda.

Kondisi jenazah ada yang dalam kondisi utuh sampai hanya kerangka saja.

Jenazah yang sampai ke rumah sakit pun memiliki waktu yang berbeda-beda.

"Kalau jenazah dari kecelakaan dan diantar langsung ke sini, bakal cepat ketahuan karena kondisi tubuhnya masih utuh. Kalau sudah lama, misalnya 1 bulan, 2 bulan, dan seterusnya, mayat hanya tinggal kerangka saja dan menjadi lebih sulit untuk diidentifikasi," katanya panjang lebar.

Karena itu, bila hasil visum sudah keluar dan dipublikasikan, masyarakat akan bisa membaca.

Bila ada masyarakat yang sedang mencari anggota keluarganya yang hilang dan mengetahui hasil visum, lanjutnya, ia bisa saja mencoba mencari tau dengan mendatangi rumah sakit.

Halaman
12
Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help