Dokter Forensik RSUD Ciawi Sarankan Hasil Visum Jenazah Tak Dikenal Perlu Dipublikasikan

Karena itu, bila hasil visum sudah keluar dan dipublikasikan, masyarakat akan bisa membaca.

Dokter Forensik RSUD Ciawi Sarankan Hasil Visum Jenazah Tak Dikenal Perlu Dipublikasikan
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
ILUSTRASI - Tiga jenazah satuy keluarga korban kecelakaan di jalan raya tajur, Kota Bogor di RSUD Ciawi Bogor, Rabu (13/6/2018) 

"Nah kalau ada anggota keluarga yang datang, kan tinggal disamakan saja ciri-cirinya. Bila ternyata hasil penyamaaan ciri-ciri sama antara forensik dengan keluarga, menjadi terbantu kan. Menyamakan ciri-ciri bisa dari kita tanya, 'Apakah yang dicari itu pernah patah tulang, giginya bagaimana, dan lain-lain. Kalau tes DNA mahal," jelasnya panjang lebar.

Selain itu, dengan mempublikasikan adanya informasi orang hilang dari pihak kepolisian, hal ini juga akan membantu masyarakat dalam mencari anggota keluarganya.

Ketika informasi antara orang hilang dengan hasil visum diinformasikan, maka masyarakat menjadi lebih terbantu dalam mencari keluarganya yang hilang.

Namun, ketika memang tidak ada masyarakat yang datang, maka jenazah yang tidak diketahui identitasnya itu akan dikuburkan.

"Jenazah akan disimpan di dalam ruang freezer. Kalau tidak ada anggota keluarga yang datang, maka akan dikuburkan," imbuhnya.

Penguburan jenazah, katanya, akan dilakukan dengan cara Islam, yaitu memandikan, menkafani, mengsalatkan, dan menguburkan.

"Mau kondisi utuh, hanya tinggal kerangka, atau beberapa organ saja, bila tidak ada yang datang, maka kami dari pihak rumah sakit akan menguburkannya dengan cara Islam. Ini sudah termasuk Standar Operasional Prosedur (SOP) karena mayoritas karyawan di RSUD Ciawi beragama muslim," pungkas Barnad.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help