Kerangka Manusia yang Ditemukan Diselokan Masih Tersimpan di Kamar Jenazah RSUD Ciawi

Ia menambahkan, pemeriksaan kerangka sedikit lebih sulit, sebab jasad tersebut hanyalah tersisa kerangka tulang belulang saja.

Kerangka Manusia yang Ditemukan Diselokan Masih Tersimpan di Kamar Jenazah RSUD Ciawi
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Petugas kamar jenazah RSUD Ciawi, Wanda (53) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Hingga saat ini kerangka tubuh manusia yang ditemukan di Kampung Jemser RT 02/03 Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor masih tersimpang di lemari pendingin kamar jenazah RSUD Ciawi, Kamis (11/10/2018).

Kerangka manusia yang ditemukan warga pada Rabu (10/10/2018) kemarin itu belum diketahui identitasnya hingga saat ini.

Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUD Ciawi, dr. Barnad mengatakan pihaknya masih menunggu izin dari kepolisian untuk melakukan pemeriksaan kerangka manusia itu secara menyeluruh.

"Masih menunggu surat kepolisian, tapi kalau pemeriksaan umum sudah dilakukan," katanya, di ruang jenazah RSUD Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (11/10/2018).

Kerangka Manusia Ditemukan di Alang-Alang, Warga Curiga Dengan Kemunculan Lalat dan Bau Busuk

Ia menambahkan, pemeriksaan kerangka sedikit lebih sulit, sebab jasad tersebut hanyalah tersisa kerangka tulang belulang saja.

"Kalau pemeriksaan secara umum, pemeriksaan forensik dari kerangka bisa diketahui jenis kelaminnya, tinggi badannya, dan perkiraan penyebab kematian. Tapi ini hanya yang bersifat umum ya," tuturnya.

Namun, ia tidak menyebutkan secara rinci hasil otopsi sementara yang dilakukan oleh tim forensik RSUD Ciawi.

"Kerangkanya utuh tapi sudah bewarna kekuning-kuningan. Ketika dibawa ke sini, kerangka masih memakai pakaian namun sudah compang-camping," terangnya.

Meski memakai pakaian, lanjut Barnad, warnanya pakaiannya sudah pudar.

"Pakainnya sudah compang-camping dan pudar, bewarna kecokelatan gitu. Jadi kurang jelas warna apa yang dulu digunakan," imbuhnga.

Sementera itu, sejak kerangka manusia tersebut dibawa ke kamar Jenazah RSUD Ciawi, beluma ada warga yang mengaku kehilangan keluarganya

"Belum ada yang datang. Tapi kalau datang juga, dilakukan persamaan ciri-ciri dulu dari hasil pemeriksaan forensik dan ciri-ciri yang diberikan keluarga itu sama atau tidak," tuturnya.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help