Niat Perbaiki Pompa Air, Pria Berusi 63 Tahun di Bogor Tewas Tercubur Subur

saat itu Herman Juanda ingin memperbaiki mesin pompa sumur kontrakannya karena air tak kunjung mengalir, namun korban terpeleset.

Niat Perbaiki Pompa Air, Pria Berusi 63 Tahun di Bogor Tewas Tercubur Subur
Tribun Jambi
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Herman Juanda (63) tewas tercebur sumur saat memperbaiki pompa air di Kampung Tlajung udik, RT. 02/06 Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Gunungputri, Kompol Yudi Kusyadi mengatakan saat itu Herman Juanda ingin memperbaiki mesin pompa sumur kontrakannya karena air tak kunjung mengalir, namun korban terpeleset.

"Awalnya memang berniat memperbaiki sanyo namun korban terpeleset dan terjun ke dalam sumur tadi malam," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com melalui sambungan telepon, Kamis (11/10/2018).

Peristiwa itu diketahui saksi bernama Dede, ketika itu dirinya mendengar guyuran air sumur yang keluar.

Saat hendak mengecek sumur, alat-alat pompa sudah berantakan dan korban berada di dalam sumur.

"Saksi melihat setelah mendengar kucuran air yang keluar, namun saat korban dipanggil tidak menjawab kemudian saat didatangi pompa sudah berantakan dan korban berada di dalam sumur," tuturnya.

Saksi langsung menghubungi Bhabinkamtibmas dan Timsar untuk mengevakuasi korban.

"Saksi kaget dan melaporkan ke polisi, namun hasil analisa di sumur tersebut terdapat gas dan membahayakan bilamana ada warga yang melakukan pertolongan, maka kami datangkan Team SAR dari pemda Kabupaten Bogor tadi malam," tukasnya.

Keluarga korban menolak untuk dibawa ke RS guna keperluan autopsi korban dimakamkan di TPU Gang Pocong, Kampung Momonot, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved