PKL Dewi Sartika Bukan Direlokasi Tapi Dipindahkan

Hal itu dikarenakan para PKL tetap enggan masuk ke dalam kios dengan diskon yang diberikan oleh pihak pengembang

PKL Dewi Sartika Bukan Direlokasi Tapi Dipindahkan
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Dewi Sartika 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor gagal merelokasi Pedagang Kaki Lima di Jalan Dewi Sartika ke Kios Pasar Kebon Kembang.

Rencana yang sudah digulirkan sejak beberapa bulan lalu itu pun ditolak PKL.

Bahkan beberapa waktu lalu Kepala Dinas UMKM Anas pun mengakui bahwa ruko yang awalnya ditawarkan ke PKL kini sudah ditawarkan ke pedagang lain oleh pihak pengembang.

Meski demikian kata Anas Ia memiliki plan B.

Namun pihaknya tidak menjelaskan dimana lokasi relokasi pada Plan B tersebut.

Sementara itu Kepala Unit Kepala Unit (Kanit) Pasar Kebon Kembang PD. Pasar Pakuan Jaya, Iwan Arief Budiman membenarkan bahwa beberapa ruko sudah ditawarkan ke pedagang lain oleh pihak pengembang

Hal itu dikarenakan para PKL tetap enggan masuk ke dalam kios dengan diskon yang diberikan oleh pihak pengembang, hingga saat ini pengembang menjual ruko tersebut dengan harga normal kepada pedagang lain

"Jadi dulu itu selisihnya dengan beberapa gelintir pedagang Dewi Sartika itu sekitar 250-300 ribu dan stak sampai disitu, saya juga tidak mungkin mengintervensi pihak ketiga yang sudah berinvestasi karena mereka juga mempunyai sistem investasi sendiri, sementara saya juga harus berfikir lebih baik gedung ini digunakan dari pada banyak tempat kosong," katanya saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (11/10/2018).

Meski demikian Iwan menjelaskan bahwa tidak mengetahui plan B yang disebut oleh Dinas UMKM.

Namun lahan yang bisa digunakan sementara adalah Jalan Nyiraja Permas.

"Kemungkinan area yang masih bisa digunakan untuk PKL Dewi Sartika itu di sepanjang Jl. Nyi Raja Permas, di depan bongkarannya PT. KAI. relokasi Dewi Sartika gagal untuk masuk ke ruko yang ada di Blok B dan dipindahkan kembali ke Jl. Nyi Raja Permas, dan statusnya masih PKL," ujarnya.

 

 
 

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved