Polemik Ratna Sarumpaet

Rekam Medis Ratna Sarumpaet Jadi Barang Bukti Bagi Polisi

Polisi telah menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka kasu menyebarkan berita bohong alias hoaks soal penganiayaan dirinya.

Rekam Medis Ratna Sarumpaet Jadi Barang Bukti Bagi Polisi
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) menyita rekam medis tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong alias hoaks, Ratna Sarumpaet, dari Rumah Sakit Khusus Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, pihak Rumah Sakit Khusus Bina Estetika menolak memberikan rekam medis Ratna Sarumpaet.

"Kita ambil sebagai barang bukti," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (11/10/2018).

Pihak RSK Bina Estetika sempat menolak memberikan rekam medis Ratna Sarumpaet, saat dua kali dipanggil untuk dimintai keterangan oleh polisi sebagai saksi dalam kasus tersebut, pada 4 dan 9 Oktober 2018 lalu.

Saat itu pihak rumah sakit beralasan harus ada persetujuan dari pengadilan. Namun, pada akhirnya rekam medis diberikan setelah polisi dapat persetujuan dari pengadilan. Rekam medis didapat pada Rabu (10/10/2018) kemarin.

"Rekam medis yang ada di RS Bina Estetika sudah kita ambil, kemarin Hari Rabu," jelas Argo Yuwono.

Polisi telah menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka kasu menyebarkan berita bohong alias hoaks soal penganiayaan dirinya.

Ia ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (4/10/2018) malam, sebelum naik pesawat meninggalkan Indonesia menuju Cile.

Ratna Sarumpaet disangkakan pasal 14 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan pasal 28 jo Pasal 45 Undang-undang ITE. Ratna Sarumpaet juga terancam pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946. (Fahdi Fahlevi)

 

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Polisi Jadikan Rekam Medis Ratna Sarumpaet Sebagai Barang Bukti

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help