Gempa di Donggala

Update Korban Gempa Sulteng Hari ke-13, Korban Tewas Mencapai 2.073 Orang

Sementara itu, BNPB juga menerima laporan sebanyak 2.549 orang mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Update Korban Gempa Sulteng Hari ke-13, Korban Tewas Mencapai 2.073 Orang
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Petugas gabungan menemukan jenasah korban gempa bumi di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/10/2018). Gempa bumi Palu dan Donggala bermagnitudo 7,4 mengakibatkan sedikitnya 925 orang meninggal dunia dan 65.733 bangunan rusak. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga H+13 atau Kamis (11/10/2018), korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah bertambah hingga 2.073 orang.

"2.073 korban meninggal dunia. Perinciannya 171 di Donggala, 1.663 di Palu, 223 di Sigi, 15 di Moutoung dan 1 orang di Pasang Kayu," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Kantor Pusat BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).

Sutopo mengatakan, kebanyakan korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa dan tsunami. Sebanyak 2.073 jenazah telah dimakamkan secara massal.

"Pemakaman massal sebanyak 994 orang, pemakaman keluarga 1.079 orang," jelas Sutopo.

Sementara itu, BNPB juga menerima laporan sebanyak 2.549 orang mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Sebanyak 2.549 orang luka berat yang di rawat di rumah sakit, dan 8.130 orang luka ringan," tuturnya.

Adapun jumlah korban hilang akibat gempa-tsunami itu sebanyak 680 orang.

Diperkirakan mereka tersapu gulungan ombak dan amblesnya tanah akibat fenomena likuefaksi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BNPB: Korban Tewas Gempa-Tsunami Sulteng Mencapai 2.073 Orang,

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help