48 Pondok Pesantren Ikut MTQ dan MQK di Masjid Raya Kota Bogor

Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Bogor mengadakan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Musabaqoh Qira’atil Kutub (MQK) kedua.

48 Pondok Pesantren Ikut MTQ dan MQK di Masjid Raya Kota Bogor
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Bogor mengadakan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Musabaqoh Qira’atil Kutub (MQK) kedua. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Bogor mengadakan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Musabaqoh Qira’atil Kutub (MQK) kedua.

Kegiatan yang diadakan di Masjid Raya Kota Bogor itu dilaksanakan sebagai rangkaian untuk memperingati  Hari Santri Nasional Tingkat Kota Bogor Tahun 2018.

Ketua Penanggung Jawab Kegiatan, H. Ahmad Baedowi mengatakan bahwa pada kegiatan itu diikuti oleh 48 Pondok Pesantren (Ponpes) dari 134 ponpes yang ada di Kota Bogor.

Baedowi menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk menunjukan bahwa di Kota Bogor masih banyak santri dan sebagai ajang evaluasi untuk mengukur sejauh mana kemampuan santri - santri yang ada dalam hal menguasai kitab kuning.

"Mudah - mudahan melalui kegiatan ini kita bisa mengetahui keberadaan santri dan pesantren dengan data base yang valid karena kedepan pesantren - perantren yang ada di Kota Bogor ini harus dibuat data base sebaik mungkin terkait dengan Undang - Undang serta Peraturan Gubernur (Pergub) terbaru tentang pesantren yang akan digulirkan oleh pemerintah," ucap Kyai Baedowi saat ditemui di Masjid Raya Kamis (12/10/20118).

Kyai Baedowi juga menngataakan bahhwa yang juga perkembangan ponpes dan santri di Kota Bogor relatif bagus.

"Jadi berdasarkan peraturan itu, saat ini santri tidak perlu mengais pendidikan diluar dari ponpes, seperti halnya ponpes modern, karena sekaarang Ponpes juga diperbolehkan mennyelenggarakaan pendidikan," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help