Kehausan Penumpang Ini Minum Air Seni Sopir Taksi Online, Dikira Air Minum Kemasan Gratis

sopir taksi mengatakan bahwa tidak apa-apa untuk minum air dari botol itu, yang dicetak dengan logo Didi

Kehausan Penumpang Ini Minum Air Seni Sopir Taksi Online, Dikira Air Minum Kemasan Gratis
www.rac.co.uk
Ilustrasi mengemudi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Platform taksi online terbesar di China telah "dipukul" dengan skandal lain, yang lagi-lagi mengejutkan masyarakat China.

Penumpang taksi online, yang hanya disebutkan dengan nama Sun, bepergian dengan tiga rekan lainnya dengan sebuah mobil layanan Didi Chuxing di distrik Putuo Shanghai, China, pada Selasa malam, menurut Beijing News.

Dia mengatakan kepada surat kabar itu bahwa dia telah mengonfirmasi dengan sopir taksi bahwa tidak apa-apa untuk minum air dari botol itu, yang dicetak dengan logo Didi dan merupakan bagian yang lazim dari layanan utama perusahaan, ketika dia melihat tutupnya longgar.

"Saya sudah konfirmasi dengan pengemudinya dan dia mengatakan mungkin penumpang sebelumnya membiarkan tutupnya kendor tetapi tidak meminumnya karena air dalam botol masih penuh," kata Sun.

Dia mengatakan sopir telah membantah itu adalah air kencingnya sendiri dan memintanya untuk tidak mengeluh karena dia khawatir dia akan kehilangan pekerjaannya.

"Dia menjadi sangat gelisah dan terus meminta maaf, memukul dirinya sendiri. Dia juga menawarkan untuk menyelesaikan masalah dengan 'sakunya' sendiri," kata Sun.

Sun kemudian menelepon polisi dan mengeluh kepada Didi Chuxing.

Kabar Duka Hampiri Indri Giana, Istri Ustaz Riza Muhammad

Trotoar Tiba-tiba Ambles Sedalam 16 Meter, Pasangan Pengantin Baru Ini Meninggal Tragis

Sebagai tanggapan, seorang juru bicara Didi mengonfirmasi laporan tersebut dan mengatakan pengemudi telah diberhentikan dari layanan.

Perusahaan mengatakan pengemudi telah menggunakan botol karena dia tidak dapat menemukan kamar mandi, dan kemudian lupa telah kencing di dalam botol itu.

Sopir itu meminta maaf kepada penumpang berulang kali.

Halaman
12
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help