Gempa di Donggala

Situasi di Palu dan Donggala Berangsur Membaik, Roda Perekonomian Mulai Berjalan Normal

Dedi juga mengungkapkan bahwa roda perekonomian di Palu dan Donggala sampai saat ini sudah mulai berjalan normal.

Situasi di Palu dan Donggala Berangsur Membaik, Roda Perekonomian Mulai Berjalan Normal
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Pengendara ojek online menurunkan penumpang di Jalan Hayun, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (10/10/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengungkapkan bahwa situasi di Donggala dan Palu berangsur normal pasca diguncang gempa dan tsunami.

Situasi keamanan di wilayah tersebut juga, menurut Dedi sudah dapat dikendalikan oleh pihak kepolisian.

"Palu, Poso dan Donggala, situasi disana berangsur lebih baik di hari ini. Dapat dilihat dari situasi keamanan bisa dikendalikan aparat polisi yang mengelola keamanan dibantu TNI," ujar Dedi di Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/10/2018).

Beberapa sentra pelayanan kepolisian juga sudah mulai aktif. Petugas kepolisian sudah bisa melayani masyarakat yang ingin mengurus perizinan.

"Misalnya seperti SKCK sudah bisa dilayani Polsek, Polres dan Polda. Untuk pelayanan perpanjangan SIM khususnya di Donggala dan Sigi sudah bisa dilaksanakan tapi Palu belum bisa karena faktor peralatan yang rusak," jelas Dedi.

Dedi juga mengungkapkan bahwa roda perekonomian di Palu dan Donggala sampai saat ini sudah mulai berjalan normal.

Beberapa pasar dan pusat perbelanjaan sudah mulai beraktivitas kembali.

"Indikator berikutnya terlihat Palu semakin baik roda perekonomian adalah pasar impres kemudian pedagang kelontong sudah buka, pasar tradisional sudah hampir 70 hingga 80 persen sudah operasi. Pasar tradisional Donggala dan di Sigi juga mulai buka," ungkap Dedi.

"Kemudian jalur pasokan buah-buahan, sayur mayur dan pertanian dari Sigi ke Poso dan beberapa kabupaten di Sulteng sudah masuk pasar tradisional. Makanan semakin mencukupi masyarakat Palu," tambah Dedi.

(Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi) 

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help