SPBU Dkeat Jambu Dua Bogor Kebakaran Saat Isi Bensin di Jeriken, Ini Penjelasan Hiswana Migas

Asep menambahkan adapun hal yang dikecualikan adalah ketika pengecer menjual eceran karena di wilayahnya jauh dari jangkauan SPBU.

SPBU Dkeat Jambu Dua Bogor Kebakaran Saat Isi Bensin di Jeriken, Ini Penjelasan Hiswana Migas
istimewa
spbu kebakaran 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu mesin kompa bensi di SPBU Jambu Dua, Jalan KS Tubun, Kota Bogor, Kamis (11/10/2018) kemarin sangat disayangkan oleh ketua Ketua Hiswana Migas Bogor Asep Junaedi

Terlebih kebakaran tersebut terjadi disaat operator SPBU sedang mengisi jeriken yang dibawa oleh pengendara roda dua.

Asep menegaskan bahwa secara aturan SPBU hanya boleh melayani konsumen tingkat akhir.

"Mengenai kejadian kebakaran SPBU Warung Jambu kemarin sebenarnya SPBU hanya boleh melayani konsumen akhir yaitu kendaraan bermotor," katanya, Jumat (12/10/2018).

Asep menambahkan adapun hal yang dikecualikan adalah ketika pengecer menjual eceran karena di wilayahnya jauh dari jangkauan SPBU.

"Iya tetapi masyarakat yang jauh dari spbu membutuhkan bbm maka disitu ada peluang usaha masyarakat atau pengecer," katanya.

Meski begitu kata Asep hal itu tidak boleh sembarangan.

Karena harus ada aturan juga yang harus diikuti.

"Karena pengecer pun harus  dilengkapi dengan suku dari kelurahan tetapi kejadian menjual bbm kepada pengecer ini sudah terjadi bertahun tahun, harusnya Spbu harus menjaga safty dalam pelayanannya," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help