2 Alasan Polisi Menahan Presenter Augie Fantinus, UU ITE dan Beri Pelajaran

"Yang kedua, menjadi pengalaman buat masyarakat jangan mudah menyebarkan kabar yang tidak benar," kata Argo.

2 Alasan Polisi Menahan Presenter Augie Fantinus, UU ITE dan Beri Pelajaran
KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN
Pembawa acara Augie Fantinus diabadikan di halaman Gedung Trans, Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (15/4/2016). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Presenter Augie Fantinus ditahan di Rutan Polda Metro Jaya setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.

Ia ditahan sejak Jumat (13/10/2018) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, ada dua alasan Augie ditahan.

Pertama karena ancaman hukumanya di atas lima tahun.

"Ancamannya enam tahun," kata Argo, Sabtu (13/10/2018).

Augie dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pasal 28 ayat (2) UU ITE berbunyi: "Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)" Sementara Pasal 45A ayat 2 berbunyi: "Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)".

Alasan kedua, menurut Argo, untuk memberi pelajaran kepada Augie dan masyarakat.

"Yang kedua, menjadi pengalaman buat masyarakat jangan mudah menyebarkan kabar yang tidak benar," kata Argo.

Augie ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan unggahan videonya pada Kamis lalu.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help