Shockbreaker Motor Rusak?, Ini Trik Mudah Cara Mendeteksinya

Artinya masa penggunaannya jauh lebih lama, tapi bukan berarti bisa terus-menerus dipakai.

Shockbreaker Motor Rusak?, Ini Trik Mudah Cara Mendeteksinya
Otomotifnet
sockbreker TRD 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Shockbreaker kendaraan menjadi bagian penting agar berkendara nyaman meski melewati jalan berlubang. 

Melansir Kompas.com, peredam kejut atau shockbreaker belakang pada sepeda motor, memang masuk dalam kategori komponen slow moving.

Artinya masa penggunaannya jauh lebih lama, tapi bukan berarti bisa terus-menerus dipakai.

Perlu diketahui, shockbreaker juga memiliki masa pakai, namun memang tidak ada patokan pasti berdasarkan apa, karena semua balik lagi tergantung dari pemakaian pengendara serta kondisi jalan yang sering dilalui.

"Patokan dari sisi jarak atau waktu memang tidak ada, tapi baiknya ada pengawasan sendiri. Biasanya dianjurkan pengecekan detail bila motor sudah dipakai lebih dari dua tahun, meski belum tentu rusak atau harus diganti minimal bisa mendeteksi lebih dulu," ucap Rendra beberapa waktu lalu.

Menurut Rendra, dari sisi pemakaian peredam kejut belakang lebih sering bekerja ekstra, karena hampir seluruh berat motor dan pengendara bertumpu pada suspensi belakang.

Karena itu, bila motor sudah cukup lama dipakai, ada baiknya pemilik mulai melungkan waktu untuk melihat kondisi peredam kejut.

 

"Cara kedua langsung mengetesnya, tapi lebih baik dilakukan berboncengan. Saat melintasi jalan yang banyak polisi tidur akan terasa, apakah sok banyak goyang dan berayun atau tidak. Bila ritme ayunnya cukup banyak, bisa dipastikan bahwa hanya per-nya saja yang bekerja sementara komponen peredam lain sudah tak berfungsi," kata Rendra.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trik Mudah Deteksi Kerusakan Shockbreaker Motor".

Editor: Damanhuri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved